Gegara Satu Maskapai, Ribuan Orang Terlantar dan Tidur di Bandara. Penuh Banget!
Foto: Daily Mail
Internasional

Gegara Satu Maskapai, Ribuan Orang Terlantar dan Tidur di Bandara. Penuh Banget!

Rabu, 19 Jul 2017 | 14:00 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Ribuan penumpang Gatwick masih terdampar setelah pendaratan darurat 24 jam yang lalu menyebabkan kekacauan. Penerbangan Air Canada Rouge mengalami pendaratan darurat di Gatwick setelah bannya meledak. Landasan pacu ditutup karena kerusakan dan puing-puing yang menyebabkan pembatalan massal.

Penumpang termasuk anak-anak terpaksa tidur di lantai tanpa air atau selimut. Tidak ada kamar di bandara dan beberapa penerbangan dialihkan ke bandara seperti Bournemouth.

Gatwick mengatakan penerbangan akan kembali normal, tapi akan ada lebih banyak pembatalan.

Ribuan orang mengklaim bahwa mereka telah 'ditinggalkan', setelah landasan utama rusak kemarin sore ketika sebuah layanan Air Canada dipaksa melakukan pendaratan darurat setelah bannya meledak. Banyak penerbangan dibatalkan atau dialihkan ke bandara lain.

Foto-foto dari media sosial menunjukkan, penumpang tertidur dan terdampar di kursi atau di lantai. Mereka dari beberapa maskapai seperti Thomson, Thomas Cook, British Airways, Ryanair, Vueling dan easyJet, semua dicerca untuk perawatan mereka terhadap pelanggan.

image0

Penerbangan Air Canada Rouge AC1925 terpaksa kembali ke London, setelah mengumumkan keadaan darurat di udara pada saat kejadian kemarin sekitar pukul 15.30.

Boeing 767 yang berpusat di Toronto harus berputar di langit untuk membakar dan membuang bahan bakar sebelum mendarat kembali di bandara. Hal ini menyebabkan kekacauan perjalanan, dan yang paling parah mayoritas penerbangan di Gatwick dihentikan.

image1

Seorang juru bicara bandara mengatakan berencana untuk mengoperasikan jadwal penerbangan yang mendekati normal, setelah gangguan kemarin. Namun, mungkin ada sejumlah pembatalan penerbangan yang kecil.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan dalam perjalanan Anda dan memberitahu Anda untuk menghubungi maskapai penerbangan Anda untuk mendapatkan informasi penerbangan terbaru" kata perwakilan dari maskapai tersebut.

Pesawat Air Canada Rouge terlacak karena membakar bahan bakar di pantai selatan sebelum pendaratan darurat.

Seorang juru bicara maskapai penerbangan mengatakan penerbangan Air Canada Rouge 1925 Gatwick-Toronto, sebuah Boeing 767 dengan 282 penumpang di kapal, mendarat dengan selamat kembali di Gatwick.

"Sesuai prosedur operasi standar dan sebagai tindakan pencegahan, awak kapal meminta kehadiran layanan darurat setelah sebuah ban naik saat lepas landas". katanya.

TAGS:
bandarapenumpang tidur di bandaraAir Canada Rouge AC1925Gatwick

RELATED STORIES

Loading interface...