Gelar Pesta Pernikahan di Tengah Pandemi Corona, Kapolsek Kembangan Dimutasi
Foto: Suara.com
News

Gelar Pesta Pernikahan di Tengah Pandemi Corona, Kapolsek Kembangan Dimutasi

Kamis, 2 Apr 2020 | 12:19 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com - Kapolsek Kembangan Komisaris Fahrul Sudiana yang sempat mengadakan pesta pernikahan di sebuah hotel mewah di tengah kondisi pandemi corona saat ini telah dimutasi. Hal ini juga telah dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus

"Sejak hari ini yang bersangkutan di mutasikan ke Polda Metro jaya sebagai analis kebijakan," kata Yusri, dilansir dari Tempo.

Ia menjelaskan, mutasi polisi dilakukan setelah Propam Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap laporan dari masyarakat terhadap dugaan pelanggaran disiplin. Fahrul kemudian terbukti melanggar maklumat Kapolri tentang pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menggelar pesta pernikahan di Hotel Mulia, Senayan, pada 21 Maret 2020 lalu.

"Maklumat Kapolri tidak hanya berlaku untuk masyarakat saja, tapi berlaku juga untuk anggota Polri dan keluarganya," tambahnya.

Pesta pernikahan yang digelar Kapolsek Kembangan Komisaris Fahrul, sebelumnya juga sempat ramai di media sosial. Salah satu yang mengunggah pesta tersebut adalah selebgram  Karin Novilda atau yang juga dikenal dengan sebutan Awkarin. Pesta yang digelar di hotel mewah itu pun mengundang tanya masyarakat, karena digelar usai Kapolri Jenderal Idham Aziz mengeluarkan maklumat agar masyarakat tidak mengadakan acara yang membuat berkumpulnya massa.

Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto menyebut penyelidikan terhadap Fahrul langsung dilakukan kemarin. Ia mengatakan personel Profesi dan Pengamanan Polda Metro Jaya segera menyelidiki anggota polisi yang mengadakan pesta pernikahan secara mewah di tengah wabah virus corona itu.

Agus menambahkan, saat ini internal Polri telah melarang adanya pernikahan selama masa status darurat corona. Hal serupa juga berlaku untuk masyarakat umum.

“Diimbau untuk tidak melaksanakan selama PSBB, persuasif kepada yang punya hajat, kalau memang harus dilakukan harus disiplin jaga jarak fisik dan tidak bersalaman (kalau yang punya hajat tidak bisa menjamin, ya kalau bandel pasti dibubarkan),” jelas Agus.

TAGS:
CoronaCOVID-19pesta pernikahanKapolresPolri

RELATED STORIES

Loading interface...