Harga Gula Makin 'Pahit', Kementan Distribusi 250 Ribu Ton Gula ke Pasar
Foto: Republika
Ekonomi dan Bisnis

Harga Gula Makin 'Pahit', Kementan Distribusi 250 Ribu Ton Gula ke Pasar

Kamis, 9 Apr 2020 | 08:32 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Menyikapi lonjakan harga gula di tengah wabah pandemi virus corona, pemerintah pusat sudah menyiapkan 250 ribu ton gula yang akan dilepas ke pasar. Tentunya, kebijakan ini dilakukan dalam rangka stabilisasi harga gula di pasaran.

"Kendali terhadap bahan baku gula pasir maupun gula putih kita sudah siapkan dan kita tidak bergantung dengan impor ke negara lain yang kita harapkan segera masuk," terang Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo saat meninjau pabrik gula PT Angels Products di Cilegon, seperti dikutip Kontan, Rabu (8/4). 

Adapun kunjungannya ke pabrik gula itu untuk mengecek ketersedian stok di masa pandemi corona dan menghadapi bulan puasa serta hari raya Idul Fitri. 

Menurut Mentan, beberapa industri memang menerima penugasan terkait kelangkaan gula. Pihaknya sudah memastikan stok ketersediaan gula yang memang menjadi penugasan pemerintah. 

"Memastikan stok kepada beberapa industri pabrik gula di dalam mengambil sebuah sikap cepat agar kelangkaan gula yang ada dapat diatasi sesegera mungkin sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi)," ujarnya. 

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) no. 7/2020 tentang harga acuan, Harga Eceran Tertinggi (HET) gula yakni Rp12.500 per kilogram. Namun saat ini harga di pasar Rp18.000 hingga Rp20.000 per kilogram. Oleh karena itu, Syahrul menegaskan, pihaknya bersinergi dengan kementerian terkait dan kepolisian secepatnya menstabilkan harga. 

Kesiapan dalam negeri terus diupayakan serta impor dari negara lain yang diharapkan dapat segera masuk termasuk upaya yang dilakukan Kementan dalam menangani isu kelangkaan. 

"Intinya bulan puasa maupun lebaran nanti, Insyah Allah tidak ada hal yang perlu menjadi kekhawatiran kita bahkan tidak hanya di Jabodetabek saja namun di seluruh Indonesia," terangnya. 

Selain itu, untuk menjaga kestabilan distribusi pangan, Kementan bersama Satgas Pangan Polri terus berupaya untuk kelancaran dan kemudahan akses pangan.

Sementara Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya bersama dengan Kementan, Kemendag serta Kementerian Perindustrian (Kemenperin) setiap hari melakukan evalusi terkait gula. 

"Dari evaluasi tersebut kita bisa menghitung berapa ketersedian gula yang ada di masyarakat seperti hari ini kita sudah cek bahwa ketersedian gula di Jabodetabek melebihi kebutuhan gula," tutur Sigit . 

Dia menegaskan, pihaknya tidak main-main dalam pengawasan ketersediaan dan distribusi pangan, apalagi di masa wabah virus corona dan bulan Ramadhan nanti. Menurut dia, saat ini sudah ada 15 kasus yang sedang ditangani Bareskrim terkait penimbunan pangan. 

"Satgas Pangan juga selalu melakukan pemantauan harga pangan jika harga melebihi harga pasaran maka kita akan telusurin dan kita beri sanksi yang tegas jika ada terjadi penimbunan," tandasnya.

TAGS:
harga gulaHarga Eceran Tertinggistabilisasi hargaKementanSyahrul Yasin Limpo

RELATED STORIES

Loading interface...