Humas Mabes Polri: Tidak Ada Potensi Kerusuhan pada 22 Mei 2019

Daniel
Daniel

Humas Mabes Polri: Tidak Ada Potensi Kerusuhan pada 22 Mei 2019 Kepolisian RI

Winnetnews.com - Potensi bakal terjadinya keributan pada 22 Mei 2019 atau hari di mana KPU mengumumkan hasil Pilpres 2019 belum terdeteksi oleh pihak kepolisian. Hal itu disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo.

Gaung people power untuk mengepung KPU pada 22 Mei 2019 jadi topik utama dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan sudah banyak video yang menjadi viral karena memuat konten yang mengarah pada tindakan makar.

“Potensi kerusuhan kita sampaikan lagi kepada rekan, dari hasil intelejen di lapangan tidak ada. Belum ke arah sana,” ujar Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari Kompas.com.

Selain melakukan pengawasan di lapangan, tim siber Polri juga melakukan patroli di media sosial. Tujuannya adalah untuk men-take down akun-akun yang mengunggah postingan berbau provokasi dan menyebarkan hoaks.

“Makanya di media sosial kita tetap patroli mulai sekarang sampai menjelang tanggal 22. Baik dari Kominfo dan Badan Siber Negara men-take down, memblokir tiap akun yang menyebarkan konten hoaks. Ataupun konten yang menghasut dan memprovokasi,” jelasnya.

Sementara untuk tanggal 22 Mei nanti, pengamanan TNI dan Polri akan menerjunkan total 32.000 personel. Lalu untuk keamanan Gedung KPU aparat akan menerapkan sistem pengamanan yang terbagi dalam empat lapis.