Ical Didesak Jelaskan Soal Rotasi Fraksi Golkar
Nasional

Ical Didesak Jelaskan Soal Rotasi Fraksi Golkar

Jumat, 22 Jan 2016 | 10:09 | kontri
WinNetNews.com - Ketua Komisi III Bambang Soesatyo menyesalkan perombakan Fraksi Partai Golkar dan Alat Kelengkapan Dewan. Waktu pergantian oleh Ketua Fraksi Setya Novanto ini dinilai kurang tepat.

"Jujur saja saya pribadi agak kaget. Menurut saya waktunya kurang tepat mengganti keseluruhan formasi komisi dan AKD," kata Bambang di ruang pimpinan Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/1/2016).

Awalnya, kata Bambang, ia berharap rotasi hanya dilakukan kepada dia dan Ahmadi Noor Supit sebagai Ketua Badan Anggaran. Namun, perombakan justru melebar ke kader lain.

Sebaiknya, perombakan dilakukan setelah kegaduhan dan konflik di luar perlemen sedikit mereda. "Kita menghadapi persoalan besar di luar parlemen. Saya khawatir soliditas kita terganggu menghadapi tekanan di luar, khususnya tekanan dari kubu Ancol," terang dia.

Golkar masih harus menggelar Rapimnas. Rapimnas sendiri merupakan pertemuan untuk membahas penyelenggaraan munas. Api dikhawatirkan semakin membara antarkubu dengan rotasi mendadak ini.

 

Mereka yang Kecewa

Bambang menjelaskan, ia sudah dihubungi beberapa rekannya yang dicopot dari jabatan sebelumnya. Seharusnya, perombakan dilakukan atas dasar kemampuan. "Tantowi Yahya baru tetelpon saya. Dia bilang 'kok saya diginiin'," kata Bambang menirukan Tantowi.

Tantowi yang sebelumnya menduduki kursi Wakil Ketua Komisi I digantikan oleh Meutya Viada Hafid. Tak hanya Tantowi, Muhammad Misbakhun yang sebelumnya bertugas di Komisi XI pun digeser ke Komisi II. Menurut Bambang, Misbakhun berkeluh kesah mengapa harus digeser dari Komisi yang benar-benar ia kuasai.

"Semua terkejut," tegas pria yang akrab disapa Bamsoet ini.

Menurut Bambang, sebelum memindah-mindahkan dan mengumumkan, ada baiknya Novanto memanggil satu per satu anggotanya. Sebab, alasan penggantian sama sekali tak jelas. Tak ada pula teguran apabila mereka yang diganti tak dianggap tak bekerja dengan baik.

"Tapi ya sudah lah, sudah terlanjur. Mau ngomong apalagi," sesal Bamsoet.

 

Mengadu pada Ical

Mereka yang kecewa kabarnya akan menemui Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical). Mereka ingin tahu, apakah perombakan atas sepengetahuan Ical atau atas kebijakan Novanto seorang.

"Saya dengar kawan-kawan yang diganti ini jam 19.00 WIB akan bertemu Ical. Mudah-mudahan nanti dapat penjelasan lengkap dari Pak Ical," kata Bamsoet.

Namun, jika keputusan memang diketahui Ical, Bamsoet yakin kader partai beringin kuning akan menerima dan melaksanakan tugas.

Penjelasan Ical diharapkan bisa meredam kegaduhan. Sebab, sejak kabar ini berembus beberapa waktu lalu, ada wacana dimunculkan gerakan untuk melawan kebijakan Novanto yang dinilai ingin membersihkan loyalis Ade Komaruddin yang menggantikan dirinya menjadi Ketua DPR.

"Kita lihat nanti. Saya belum bisa memastikan apakah riak-riak ini membesar, apakah bisa kita atasi. Tergantung pertemuan teman-teman dengan ketum," tambahnya.

Apabila diketahui Novanto bergerak sendiri, cerita dipastikan akan lain. Sebab, ia telah mengimbau perombakan harus dilakukan pada waktu yang tepat.

Sayangnya, Bamsoet belum bisa memastikan akan hadir dalam pertemuan dengan Ical atau tidak. Masih ada agenda yang harus dia hadiri malam ini.

(dilansir dari metrotvnews)

TAGS:
Ical Didesak Jelaskan Soal Rotasi Fraksi Golkar

RELATED STORIES

Loading interface...