Iklan Jokowi di Bioskop Jadi Bahan Omongan

Oky
Oky

Iklan Jokowi di Bioskop Jadi Bahan Omongan

Winnetnews.com - Buat yang suka nonton film di bioskop pasti sering melihat iklan di bioskop, terutama jika kamu masuk lebih awal.

Belakangan ini ada yang berbeda dari biasanya. Iklan yang muncul beberapa waktu yang lalu adalah iklan jokowi.

Tak perlu waktu lama, iklan tersebut pun langsung dibahas oleh banyak orang.

Sebenarnya, itu video hasil pembangunan pemerintah yang dikeluarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk diketahui publik lebih luas.

Nah, nggak sedikit yang menyebut iklan itu sebagai bagian dari kampanyePresiden Joko Widodo untuk Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

Namun, hal itu dibantah Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu melalui video klarifikasi yang diunggah melalui akun Facebook pribadinya, Rabu (12/9/2018) malam.

“Yang kami sampaikan tersebut bukan bagian dari kampanye. Kementerian Kominfo tidak sama sekali melakukan kampanye terkait dengan pencapresan Pak Jokowi pada periode mendatang,” ujar Ferdinandus dikutip HAI dari Kompas.com.

Pro kontra soal tayangan layanan masyarakat itu juga ditanggapi pihak Istana keesokan harinya.

Katanya pada Kamis (13/9/2018) ini, iklan itu mengenai pembangunan infrastruktur dan capaian pemerintahan Joko Widodo.

Staf Khusus Presiden Adita Irawati mengatakan, iklan tersebut bukan diproduksi oleh pihak Istana, melainkan Kemenkominfo yang memang bertugas menyampaikan program-program pemerintah, baik yang akan dilaksanakan, atau yang sudah dilaksanakan.

Iklan di bioskop tentang pembangunan bendungan serta irigasi yang dipersoalkan sejumlah orang itu adalah bagian dari upaya Kemenkominfo menyampaikan apa program pemerintah yang sukses dilaksanakan.

"Jadi, dari kacamata Istana, itu adalah komunikasi pembangunan yang memang perlu dilakukan pemerintah agar masyarakat mengetahui hasil-hasil pembangunan dan dapat memanfaatkannya untuk kehidupan sehari-hari," ujar Adita. Oleh karena itu, ia membantah jika iklan itu dianggap sebagai kampanye Jokowi secara personal. "Jelas bukan kampanye," ujar dia.

Untuk diketahui saja nih, sebelum menuai kontroversi seperti sekarang, video ini sudah terlebih dulu diunggah melalui akun YouTube Presiden Joko Widodo pada 23 Juli 2018.