Imbas Ransomware WannaCry Juga Terasa di Divisi Humas Mabes Polri
Kabagpenum Divhumas Polri, Kombes Pol. Martinus Sitompul/Foto: Zool WNN
News

Imbas Ransomware WannaCry Juga Terasa di Divisi Humas Mabes Polri

Selasa, 16 Mei 2017 | 19:33 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Virus Ransomware WannaCry mewabah ke segala penjuru dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia, dua instansi sudah diserang virus ini, yakni Rumah Sakit (RS) Harapan Kita dan RS Dharmais. Serangan itu, sedikit banyak berimbas ke Mabes Polri.

"Lapor baru dua. Tapi yang lain tidak ada. Ya termasuk Divisi Humas, (komputer) kita matikan," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divhumas Polri, Kombes Martinus Sitompul di kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (16/5/2017).

Divisi Humas Polri, kata Martinus, sadar ada himbauan dari Kementerian Informasi dan Teknologi untuk tidak segera mengaktifkan komputer. Apalagi usai mengaktifkan, komputer langsung terkoneksi internet. Hal inilah yang membuat virus WannaCry berpotensi menyusup ke komputer.

"Karena kan ada himbauan dari Kemenkominfo untuk aparatur pemerintah dan lembaga itu silahkan meningkatkan pengamanan. Kita lakukan. Cara kan sudah disampaikan, matikan wi fi, matikan jaringan, komputer, pasang anti virus, kemudian bisa dihidupkan. Kita kan namanya pencegahan dilakukan," kata Martinus.

Terkait penindakan hukum, Martinus menyebut, Polri telah berkoordinasi dengan Kemenkominfo dan instansi terkait. Pasalnya tidak tertutup kemungkinan, ada pelaku yang secara sengaja menyebar virus WannaCry ke beberapa instansi.

"Juga kita kerjasama dengan luar negeri, dengan beberapa komunitas di luar negeri juga kita lakukan termasuk dengan FBI (Federal Bureau of Investogation)," imbuh Martinus.

TAGS:
Wabah ransomware WannaCryDivisi Humas Mabes PolriFBI

RELATED STORIES

Loading interface...