Ini Perbedaan Cinta dan Obsesi
ilustrasi
Lifestyle

Ini Perbedaan Cinta dan Obsesi

Senin, 9 Sep 2019 | 07:15 | Rusmanto
Winnetnews.com - Cinta adalah salah satu perasaan yang paling membahagiakan. Ketika memulai hubungan yang baru dengan seseorang, pasti Anda merasa ingin bertemu setiap hari, tersenyum saat membuka pesan singkat dari pasangan, dan tidak bisa berhenti memikirkan tentang dia. Namun, jika dibiarkan terlalu lama dan tidak dikendalikan, rasa cinta berpotensi berubah menjadi obsesi yang tidak sehat dan mengancam hubungan asmara. Lalu, bagaimana cara mengetahui bahwa yang Anda rasakan adalah cinta atau obsesi?

Apakah Anda merasa jatuh cinta atau hanya obsesi tidak sehat?

Dilansir dari MedicineNet, euforia jatuh cinta normal terjadi di bulan-bulan awal pada hubungan asmara manapun.

Memikirkan pasangan terus menerus dan selalu ingin bertemu adalah perasaan yang wajar di awal masa pacaran. Seiring dengan berjalannya waktu, cinta yang sehat seharusnya berkembang menjadi hubungan yang menghargai masing-masing pasangan.

Namun, jika beberapa bulan telah berlalu dan Anda masih terlalu sering memikirkan pasangan, bahkan sampai di titik di mana seluruh hidup Anda hanya fokus padanya, itu bisa jadi merupakan tanda-tanda obsesi.

Berikut adalah beberapa pernyataan yang dapat membantu Anda membedakan antara cinta atau obsesi:

1. Cinta bikin hati tenang, obsesi menimbulkan gelisah

image0

Ketika Anda telah menjalin hubungan dengan seseorang cukup lama, Anda seharusnya merasa lebih tenang dan saling mempercayai satu sama lain.

Cinta yang sehat akan memberikan Anda ketenangan. Anda percaya bahwa pasangan tetap mencintai Anda meskipun tidak harus berkomunikasi seharian penuh. Anda akan mengerti bahwa kalian berdua memiliki kesibukan masing-masing.

Namun, apabila obsesi mengambil alih, Anda akan selalu merasa gelisah dan ketergantungan. Anda merasa kesulitan apabila tidak melakukan suatu kegiatan dengan pasangan, pesan singkat Anda tidak dibalas lima menit, atau berlarut-larut memikirkan apa saja perkataan dan tindakan pasangan terhadap Anda.

Dengan kata lain, cinta atau obsesi dapat dibedakan dari sejauh apa Anda merasa tergantung secara fisik dan emosional dengan pasangan.

TAGS:
cintaobsesi

RELATED STORIES

Loading interface...