Ini Saran Ahli Timbang Berat Badan Setiap Hari Bisa Membantumu Menurunkan berat badan

Muchdi
Muchdi

Ini Saran Ahli Timbang Berat Badan Setiap Hari Bisa Membantumu Menurunkan berat badan ilustrasi menimbang berat badan ( Photo Istimewa )
Winnetnews.com -  Timbangan berat badan bisa jadi benda yang menakutkan bagi sebagian orang. Tapi menimbang berat badan setiap hari bisa membantumu menurunkan berat badan.

Para peneliti telah menemukan bahwa orang-orang yang menimbang berat badan setiap hari bisa mempertahankan berat badan mereka bahkan menurunkannya. Hal ini disebabkan karena timbangan berat badan bisa menjadi pengingat harian bagi mereka dalam menyesuaikan perilaku makannya.

Ini tentu melibatkan olahraga yang sedikit lebih banyak atau menjaga makan mereka agar lebih sehat. Di sisi lain, peserta yang tidak menimbang berat badan setiap hari benar-benar mengalami pertambahan berat badan.

Peneliti mengatakan mereka yang tidak sering menimbang berat badan tidak akan merasakan tekanan untuk menyesuaikan perilaku karena tidak menyadari adanya kenaikan berat badan.

Seperti dikutip dari situs detikHealth  dari laman Daily Mail, dikutip Minggu (2/6/2019), studi ini meneliti 111 orang dewasa yang berusia di antara 18 sampai 65 tahun. Para ahli menganalisis partisipan dari pertengahan November 2017 sampai awal Januari 2018.

"Orang yang menimbang berat badan setiap hari mungkin berolahraga sedikit lebih banyak pada hari berikutnya dan mereka menjaga makan dengan lebih hati-hati," kata penulis utama, Jamie Cooper.

Michelle vanDellen, penulis kedia dalam penelitian ini mengatakan penemuan ini mendukung teori dari self-regulation.

"Orang akan lebih sensitif terhadap perbedaan antara mereka saat ini dan tuuan mereka kedepannya. Ketika melihat hal tersebut, itu akan cenderung mengarah pada perubahan perilaku," terang Michelle.

Para peneliti sependapat menimbang berat badan setiap hari dapat mengarah kepada kebiasaan sehat yang lebih baik seperti makan makanan bergizi dan berolahraga agar terhindar dari obesitas.

Obesitas merupakan kontributor utama bagi lebih dari 200 kondisi seperti diabetes, hipertensi, penyakit kardiovaskular dan kanker. Sekitar 1,2 miliar orang di seluruh dunia mengalami obesitas.

 

 

Penulis : Muchdi
Editor : Baiq Fevy Shofya Wahyulana