Ini yang Dilakukan Dokter Bila Pasien Minta Obat Antibiotik
ilustrasi
Kesehatan

Ini yang Dilakukan Dokter Bila Pasien Minta Obat Antibiotik

Sabtu, 21 Nov 2020 | 14:30 | Rusmanto

2. Memberitahu soal Efek Sampingnya Jika Dibeli dan Dikonsumsi Sendiri

Setelah ditolak secara halus, ada juga pasien yang berniat untuk tetap membeli obat tersebut di luar klinik.

Dokter Astrid kembali menerangkan, “Ada berbagai risiko jika sembarangan mengonsumsi antibiotik. Karena tiap antibiotik juga mempunyai risiko efek samping yang berbeda-beda. Ada yang sebabkan mual, ada yang sebabkan gangguan pencernaan, ada yang tidak aman untuk kehamilan, dan lain-lain.”

Sekali lagi, penggunaan antibiotik yang tidak rasional bisa sebabkan resistensi antibiotik. Jadi, hindari mengonsumsi antibiotik tanpa anjuran dan dosis dari dokter.

3. Tidak Menanggung Efek yang Terjadi Jika Antibiotik Dibeli Mandiri

Efek samping dari antibiotik yang tidak diresepkan oleh dokter bukanlah menjadi tanggung jawab dari dokter yang sebelumnya Anda kunjungi.

“Bila sudah diedukasi sejelas mungkin tentang diagnosis, pengobatan, dan efek sampingnya, tapi tetap saja dilakukan, hal itu sudah di luar kuasa dokter yang merawat. Masyarakat harus paham bahwa antibiotik bukan obat yang bisa dibeli bebas karena memang ada alasannya,” tegas dr. Astrid.

Penggunaannya wajib di bawah pengawasan dokter karena ada jangka waktu yang harus dipenuhi dan adanya evaluasi pengobatan.

Lagi pula, ada berbagai jenis antibiotik yang ditujukan untuk bakteri dan penyakit yang berbeda-beda. Mengira-ngira pengobatan sama saja seperti mempertaruhkan kesehatan diri Anda sendiri.

Itulah hal utama yang dilakukan dokter jika pasien meminta diresepkan antibiotik meski sebenarnya tidak butuh. 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini telah tayang di klikdokter.com dengan judul "Pasien Minta Diresepkan Antibiotik, Ini yang Akan Dokter Lakukan!"


 

TAGS:
kesehatanantibiotik

RELATED STORIES

Loading interface...