Inilah Beberapa Jenis Buah yang Direkomendasikan bagi Pengidap Diabetes
ilustrasi
Kesehatan

Inilah Beberapa Jenis Buah yang Direkomendasikan bagi Pengidap Diabetes

Rabu, 13 Nov 2019 | 06:57 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Buah tidak hanya menjadi camilan sehat pengganjal lapar, tapi juga sekaligus bantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda. Namun jika punya diabetes, Anda perlu tahu bahwa sebagian besar buah tinggi gula, yang meski alami tetap bisa menaikkan gula darah. Maka memilih buah untuk camilan jangan sampai sembarangan. Berikut adalah beberapa rekomendasi buah yang aman untuk pengidap diabetes.

Diabetesi boleh dan harus makan buah

image0

Anda mungkin pernah dengar bisik tetangga yang bilang kalau pengidap diabetes sebaiknya tidak makan buah. Alasannya karena kebanyakan jenis buah memiliki citarasa manis atau mengandung banyak gula sehingga tidak aman untuk gula darah. Faktanya, buah termasuk makanan paling baik untuk diabetes.

American Diabetes Association (ADA) mengatakan bahwa diabetesi (sebutan untuk orang dengan penyakit diabetes) boleh makan buah apa pun asalkan cermat menakar porsinya dan memastikan tidak punya alergi buah. Penelitian yang dimuat dalam PLoS Medicine tahun 2017 pun menemukan hal serupa.

Penelitian tersebut mengamati setengah juta orang Tionghoa dewasa pengidap diabetes di Tiongkok (RRC) selama 7 tahun yang diminta makan buah. Kesimpulannya, porsi dan frekuensi makan buah yang lebih banyak setiap hari secara drastis menurunkan risiko kemunculan komplikasi kerusakan pembuluh darah dan kematian akibat diabetes.

Penelitian lain dari Denmark tahun 2013 pun melaporkan membiasakan makan setidaknya dua potong buah sehari dalam 12 minggu mengurangi kadar HbA1c dalam darah, menurunkan berat badan, dan mengurangi lingkar pinggang. Berangkat dari situ, peneliti menyimpulkan pengidap diabetes tipe 2 tidak boleh sampai membatasi asupan buah harian mereka.

Sejumlah penelitian juga melaporkan bahwa rutin makan buah dan sayur dapat membantu menurunkan risiko terkena penyakit kronis lainnya di kemudian hari. Termasuk hipertensi, penyakit jantung, stroke, obesitas, dan kanker jenis tertentu.

TAGS:
diabeteskesehatan

RELATED STORIES

Loading interface...