Invasi ke Suriah, AS Beri Sanksi Turki
Wakil Presiden AS, Mike Pence. [Foto: The Time of Israel]
Internasional

Invasi ke Suriah, AS Beri Sanksi Turki

Selasa, 15 Okt 2019 | 12:27 | Khalied Malvino
Winnetnews.com -  Konflik Turki dengan Kurdi-Suriah mengakibatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump geram. Oleh karenanya, Trump memberikan sanksi kepada para pejabat dan insitusi Turki, Selasa (15/10).

Sanksi tersebut diberikan pada tiga institusi, antara lain Departemen Pertahanan, Kementerian Energi, bahkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Wakil Presiden AS, Mike Pence berupaya membujuk Erdogan untuk melakukan gencatan senjata.

"Presiden Amerika Serikat meminta Presiden Turki untuk menghentikan invasi," kata Pence setelah bertemu Trump seperti dikutip SINDOnews dari CBS News, Selasa (15/10).

image0
Presiden Turki, Reep Tayyip erdogan. [Foto: Daily Hampshire Gazette]

Pence mengatakan, Trump telah menandatangani perintah eksekutif yang mengesahkan sanksi dan menyerahkannya kepada pemimpin delegasi ke Turki untuk mulai menegosiasikan resolusi antara Turki dan Kurdi. Trump juga memerintahkan kenaikan tarif baja serta segera membatalkan negosiasi kesepakatan perdagangan senilai USD100 miliar dengan Turki.

Perintah eksekutif memberi wewenang kepada menteri keuangan untuk memberi sanksi kepada para pejabat Turki atas tindakan atau kebijakan yang lebih lanjut mengancam perdamaian, keamanan, stabilitas, atau integritas wilayah Suriah. Dalam pernyataan sebelumnya, Trump mengatakan dia sepenuhnya siap untuk dengan cepat menghancurkan perekonomian Turki jika para pemimpin Turki terus menempuh jalan berbahaya dan merusak ini. (Baca juga: Trump Lenyapkan Ekonomi Turki jika Lakukan Hal Terlarang di Suriah)

Langkah itu merupakan upaya konkret pertama AS untuk menghukum Turki, sekutunya di NATO, karena penyerbuannya ke daerah-daerah yang dipegang oleh sekutu Kurdi AS setelah Trump memerintahkan penarikan pasukan dari Suriah utara pekan lalu.

image1
Pasukan Kurdi-Suriah tengah berjibaku di tengah serangan Turki. [Foto: Reuters]

"Jika operasi Turki berlanjut, itu akan memperburuk krisis kemanusiaan yang tumbuh dan menakutkan, dengan konsekuensi yang berpotensi bencana," kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dalam sebuah pernyataan.

"Untuk menghindari penderitaan sanksi lebih lanjut yang dikenakan di bawah perintah eksekutif baru ini, Turki harus segera menghentikan ofensif sepihak di timur laut Suriah dan kembali ke dialog dengan Amerika Serikat tentang keamanan di Suriah timur laut," imbuhnya.

Turki meluncurkan operasi militer pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump menarik beberapa pasukan yang telah mendukung pasukan Kurdi dalam perang melawan Negara Islam (IS atau ISIS).

TAGS:
TurkiDonald TrumpMike PenceKurdi-SuriahRecep Tayyip Erdogan

RELATED STORIES

Loading interface...