Jaksa Ungkap Kronologi Bahar bin Smith Aniaya Sopir Taksi Online
Habib Bahar bin Smith (Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Nasional

Jaksa Ungkap Kronologi Bahar bin Smith Aniaya Sopir Taksi Online

Selasa, 6 Apr 2021 | 15:57 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Habib Bahar bin Smith menjalani sidang dakwaan dalam kasus penganiayaan terhadap sopir taksi online bernama Andriansyah.

Dalam sidang itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat mengungkapkan kronologi kasus tersebut, yakni terjadi pada 4 September 2018 lalu di Perumahan Bukit Cimanggu, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor.

Insiden penganiayaan itu bermula ketika istri Bahar bernama Jihana Roqayah menghubungi korban melalui sambungan telepon untuk mengantar ke Pasar Asemka, Jakarta Barat.

Kemudian pada pukul 11.30 WIB, Andriansyah menjemput istri Bahar di kediamannya. Pada pukul 15.30 WIB, aktivitas beberlanja selesai dan istri bahar hendak diantar pulang oleh Andriansyah.

"Namun sesampainya di Jalan Mangga Besar Jakarta Barat terjebak macet, sehingga Jihana Roqayah mengajak saksi korban Andriansyah untuk berhenti dan makan di rumah makan Padang di Jalan Mangga Besar sambil menunggu jalan tidak macet dan sekitar pukul 20.00 WIB mereka berdua melanjutkan perjalanan menuju rumah Jihana Roqayah," ujar JPU saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (6/4).

Hingga akhirnya Andiansyah dan istri Bahar kemudian tiba di rumah Bahar sekitar pukul 23.00 WIB. Ketika itu, Habib Bahar sudah menunggu di pintu rumah.

"Setelah Jihana turun dari mobil lalu beranjak masuk ke dalam rumah, saksi korban Andriansyah yang masih duduk di belakang kemudi mobil mendengar pertengkaran antara HB Assayid Bahar bin Smith dan Jihana Roqayah," tutur dia.

"Pada saat itu, terdakwa HB Assayid Bahar bin Smith berkata kepada saksi korban 'Nt tau ane?' lalu dijawab saksi korban Andriansyah 'tidak tau'. Kemudian terdakwa HB Assayid Bahar bin Smith mengatakan 'Ane Habib Bahar'," ujar JPU.

Bahar bin Smith kemudian memukul korban dengan tangan kosong satu kali dan saat itu korban keluar dari mobil. Penganiayaan berlanjut di luar mobil. Habib Bahar  memukul ke bagian dada sebanyak 10 kali menggunakan tangan kosong hingga korban jatuh ke tanah.

"Setelah saksi korban jatuh, kemudian terdakwa HB Assayid Bahar bin Smith memegang kaos dibagian leher yang dipakai saksi korban lalu menarik dan menyeret saksi korban ke mobil Pajero Sport (milik Bahar)," kata dia.

"Dengan posisi saksi korban telungkup, terdakwa HB Assayid Bahar bin Smith melakukan pemukulan di kepala belakang saksi korban dengan tangan kosong dan menginjak-injak kepala saksi korban hingga kepala saksi korban mengalami memar," tutur dia.

TAGS:
habib bahar bin smithpenganiayaantaksi online

RELATED STORIES

Loading interface...