Jangan Asal Simpan Makanan Sisa Lebaran, ini Tipsnya Biar Tetap sehat!
cara simpan makanan sisa lebaran yang baik dan benar / foto: istimewa
Kesehatan

Jangan Asal Simpan Makanan Sisa Lebaran, ini Tipsnya Biar Tetap sehat!

Senin, 3 Jul 2017 | 16:30 | kontributor

winnetnews.com - Biasanya orang akan membuat makanan dalam jumlah yang besar saat jelang lebaran. Tak jarang juga menyisakan makanan yang cukup banyak setelah hari lebaran. Sisa makanan yang sangat banyak biasanya sangat sayang untuk dibuang. Tapi kamu harus benar-benar memperhatikan cara menyimpan makanan sisa lebaran biar gak menimbulkan bibit penyakit.

Guy Crosby, PhD, CFS selaku Science Editor America's Test Kitchen dan Adjunct Professor Department of Nutrition Harvard School of Public Health, berbagi penjelasan ilmiah dan tips aman menikmati kembali makanan sisa seperti dikutip dari ift.org.

Umumnya sisa makanan akan terasa enak jika dimakan pada keesokan harinya. Hal ini terjadi lantaran reaksi kima yang terus berlangsung dan menghasilkan banyak molekul rasa baru. Beberapa peningkatan rasa mungkin melibatkan pemecahan protein untuk melepaskan asam amino seperti glutamat dan nukleotida kecil yang berinteraksi meningkatkan rasa manis atau umami.

Sebaiknya hindari makanan yang panas langsung dimasukan ke dalam lemari es. Makanan yang panas bisa meubah suhu di dalam kulkas menjadi di atas 4 derajat celcius. Pada suhu tersebut bisa mempermudah mikroorganisme berbahaya tumbuh di dalam makanan yang tersimpan di dalam kulkas. Ada baiknya kamu membiarkan makanan sejuk sampai suhu sekitar 26-32 derajat Celcius sebelum dimasukkan ke dalam kulkas.

Selain itu, sisa makanan sebaiknya dibekukan jika tidak dipakai kembali dalam 3-4 hari. Kurang dari waktu itu, makanan bisa disimpan dalam wadah tertutup dan ditaruh dalam chiller. Setelah disimpan, jika makanan ingin dimakan sebagiknya panaskan makanan terlebih dahulu agar rasanya pun lebih enak dan kembali normal.

Pemanasan kembali dengan cepat dalam microwave dianggap paling baik untuk kebanyakan makanan. Walau microwave oven memanaskan makanan tidak secara rata. Memanaskan makanan di oven cocok untuk beberapa makanan misalnya kentang panggang. Sementara memanaskan di wajan juga berlaku untuk cairan seperti sup.

Jika kamu ingin membekukan kembali makanan yang sudah sempat dibekukan, sebaiknya jangan biarkan makanan tersebut berada pada suhu ruangan terbuka lebih dari 2 jam sejak dicairkan (dihangatkan). Karena jika lebih dari 2 jam, mikroorganisme berbahaya akan tumbuh di dalam makanan yang berada di suhu ruangan tersebut. Nanti mikroorganisme akan ikut beku ketika makanan disimpan di dalam frezzer.

TAGS:
foodpenyimpananmakanansisalebarandapurkulkas

RELATED STORIES

Loading interface...