Jelang Puasa, Ini Tips untuk Beli Kurma

Rusmanto
Rusmanto

Jelang Puasa, Ini Tips untuk Beli Kurma ilustrasi

Winnetnews.com - Salah satu buah yang paling diburu menjelang bulan Ramadhan adalah kurma. Tak hanya cocok untuk dikonsumsi saat berbuka nantinya, kurma sebenarnya juga nikmat untuk dikonsumsi kapan saja. Hanya saja, jika dicermati, tidak semua kurma yang bisa dibeli di pasaran memiliki kualitas yang baik.

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa hal yang bisa kita perhatikan jika ingin mendapatkan kurma terbaik dan tinggi nutrisi. Berikut adalah berbagai hal yang perlu kita perhatikan tersebut.

1. Sebaiknya memilih kurma kering atau kurma segar?

Banyak orang yang tidak menyadari adanya dua jenis kurma yang disediakan di pasaran, yakni kurma kering, dan kurma segar. Banyak orang berpikir kurma kering lebih rendah kalori, padahal, dalam realitanya kurma segarlah yang lebih rendah kalori. Sebagai informasi, di dalam 100 gram kurma kering menyediakan 284 kalori. Sebaliknya di dalam 100 gram kurma segar terdapat 142 kalori.

2. Memilih jenis kurma yang tepat

Kurma kering biasanya berasal dari kawasan Tunisia atau Jazirah Arab. Hanya saja, ternyata ada juga kurma yang berasal dari Amerika Serikat. Jika kita menemukan kurma Azwa atau kurma Nabi, tak ada salahnya memilih jenis kurma ini karena ukurannya yang cenderung besar, warnanya yang hitam pekat, dan rasa manisnya yang cenderung tidak begitu legit.

Jika kita menemukan kurma yang berwarna kekuningan yang cenderung memiliki tekstur sedikit basah, biasanya kurma ini berasal dari kawasan Irak atau Mesir.

3. Memperhatikan kulit atau warna kurma

Kurma berkualitas biasanya memiliki kulit dengan kondisi yang mulus, masih utuh, dan tidak berlubang. Selain itu, warnanya juga masih segar dan aromanya tidak terlalu wangi.

4. Kurma sebaiknya lengket atau tidak?

Pakar kesehatan menyebut kurma seharusnya tidak lengket saat dipegang. Jika kurma lengket, bisa jadi kurma sudah direndam di dalam cairan gula demi menambah rasa manis atau membuatnya menjadi lebih awet. Masalahnya adalah, jika direndam pada gula, kadar kalori dari kurma ini akan meningkat dan justru kurang baik bagi kesehatan tubuh.

5. Sebaiknya memilih kurma curah atau kemasan?

Kurma kemasan biasanya ditemukan di swalayan atau toko-toko. Sementara itu, kurma curah atau bisa dijual kiloan bisa ditemukan di beberapa tempat seperti pasar. Jika ingin membeli kurma kiloan, pastikan bahwa tempatnya bersih, bebas dari debu, dan tidak mudah dihingapi lalat. Hanya saja, kita juga harus bertanya pada pedagang tentang lamanya kurma tersebut karena jika sampai kurma adalah stok lama, bisa jadi sudah kadaluarsa.

Jika ingin membeli kurma kemasan, selalu cek tanggal kadaluarsa dan kualitas pengemasannya demi memastikan bahwa kurma tersebut tersimpan dengan baik.

6. Ranting pada kurma

Jika dicermati, ada beberapa jenis kurma yang masih tersambung dengan batang-batang atau ranting kecil. Meski terlihat merepotkan karena kita masih harus melepas buah kurma dari ranting tersebut, pakar kesehatan menyebut kurma ini biasanya masih berkualitas dan memberikan kenikmatan yang lebih baik.

7. Cek apakah ada semut yang mengerubungi kurma

Jika kurma yang dijual justru dikerubungi semut, bisa dipastikan bahwa kurma ini telah direndam di dalam gula atau pemanis lainnya. Kurma asli, meskipun rasanya manis biasanya tidak akan dikerubungi oleh semut.

8. Jangan percaya dengan kurma tanpa biji

Kurma selalu memiliki biji. Jika ada yang pedagang yang menyebut ada kurma tanpa biji, bisa jadi kurma ini telah direkayasa atau bahkan diberi tambahan pemanis yang kurang sehat.

 

 

 


Artikel ini telah tayang di doktersehat.com dengan judul "8 Tips Membeli Kurma Terbaik Untuk Dikonsumsi"