Jelang Subuh Ananda Badudu Ditangkap Polisi
Rara Sekar (kiri) dan Ananda Badudu saat masih bersama di Banda Neira. [Foto: mediaindonesia.com]
Nasional

Jelang Subuh Ananda Badudu Ditangkap Polisi

Jumat, 27 Sep 2019 | 09:02 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Bagi pecinta musik indie, pasti tak asing dengan Banda Neira yang melantunkan sejumlah lagu tentang kisah kehidupan nan lirih dibumbui dengan kata-kata kiasan berbau politis. Sang vokalis, Ananda Badudu digelandang polisi, Jum’at (27/9) subuh.

Badudu yang juga aktivis HAM itu ‘dijemput’ polisi saat sedang tertidur lelap. Pihak kepolisian beralasan penangkapan Badudu lantaran keterlibatan dalam pendanaan aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung Selasa dan Rabu (23-24/9).

Kuasa hukum dari Lembaga Badan Hukum (LBH) Jakarta yang menangani kasus ini, Gifar menyatakan sebelum menggelandang Badudu, polisi sempat menggedor pintu los di daerah Tebet Barat, Jakarta Selatan (Jaksel) pukul 04.25 WIB, Jum’at (27/9).

Salah satu penjemput Badudu, lanjut Gifar, dipimpin seorang polisi bernama Eko. Seraya memamerkan kartu dan lencana serta surat penangkapan Badudu, polisi pun bergegas membawa Badudu ke mobil yang dikendarai polisi.

Melansir CNN Indonesia, usai penjelasan tersebut, pada pukul 04.55 WIB polisi membawa Ananda ke kantor Resmob Polda Metro Jaya dengan kendaraan Avanza putih. Penangkapan disaksikan oleh seorang satpam gedung dan dua tetangga.

"Saat ini kami masih berada di Resmob Polda Metro, belum diperiksa. Belum ada informasi lanjutan juga," kata Gifar, Jumat (27/9).

Gifar menambahkan sejumlah lembaga hukum dan LSM akan mendampingi Ananda melalui Tim Advokasi untuk Demokrasi. Gifar menolak berandai-andai mengenai bagaimana hasil pemeriksaan.

"Kita ikuti proses hukum saja," kata Gifar.

Diberitakan sebelumnya, Polisi melakukan penjemputan terhadap aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Ananda Badudu, Jumat (27/9) pagi. Ananda dijemput polisi terkait langkahnya menghimpun dana melalui aplikasi 'Kita Bisa' yang ditujukan untuk sejumlah aksi mahasiswa di gedung DPR.

"Saya dijemput Polda karena mentransfer sejumlah dana pada mahasiswa," tulis akun twitter @anandabadudu, Jumat (27/9).

TAGS:
Banda NeiraAnanda BaduduLembaga Bantuan Hukumaktivis HAMpendanaan aksi demonstrasi mahasiswapolisi

RELATED STORIES

Loading interface...