Jual Senjata ke KKB, Oknum TNI Divonis Hukuman Seumur Hidup

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 2 tahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

Jual Senjata ke KKB, Oknum TNI Divonis Hukuman Seumur Hidup
Foto: Tribunnews.com

Winnetnews.com - Pengadilan Militer III-19 Mahkamah Militer Jayapura menjatuhkan vonis hukuman penjara seumur hidup kepada TNI berpangkat Prajurit Satu (Pratu), Demisia Arista Tefbana (28) yang dianggap terbukti menjual amunisi dan senjata api kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Diketahui senjata api tersebut dijual Rp50 juta dan amunisinya Rp100 ribu per butir. 

Dilansir dari Antara, Hakim Mayor Chk Dendy Suryo Saputro mengatakan, uang hasil penjualan senjata dan amunisi digunakan untuk berfoya-foya.

Vonis tersebut dijatuhkan dalam sidang yang dipimpin hakim ketua Letnan Kolonel Chk Agus P Wijoyo SH dengan anggota Mayor Chk Dendy Suryo Saputro dan Mayor Laut Muhammad Zainal Abidin.

Tersangka Pratu Demisia awalnya didakwa dengan pasal 1 ayat 1 UU Darurat nomor 12 tahun 1951. Pasal itu berisi sanksi pemecatan dari dinas militer dan diwajibkan membayar denda perkara sebesar Rp10 ribu.

Demisia dalam persidangan mengaku memasok amunisi dan senjata api untuk KKB melalui Moses Gwijangge yang dikenalnya ketika bergabung dalam pasukan pengamanan daerah rawan di Jita, Kabupaten Mimika. Ribuan amunisi dan senpi itu diperoleh Demisia dari rekannya dengan alasan untuk berburu.

Pratu Demisia yang ditangkap di Sorong, Papua Barat ini sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang selama dua pekan. Proses penangkapannya yang dimulai sejak pukul 02.15 WIT melibatkan tim Gabungan dalam melaksanakan pengendapan dan pengintaian.

Dalam laporan Kompas.com, Sebelumnya pada Selasa (11/2/2020), Mahmil III-19 sudah juga telah menjatuhkan vonis kepada tiga mantan anggota TNI-AD yang terbukti menjual 13.431 butir amunisi ke KKB dengan hukuman berbeda.

Mantan anggota TNI tersebut adalah Sersan Dua Wahyu Insyafiadi yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, Prajurit Satu Okto Maure dihukum 15 tahun penjara, dan Prajurit Satu Elias K Waromi dijatuhi hukuman 2,5 tahun penjara dipotong masa tahanan.

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...