Kabut Asap Makin Parah, Bayi Empat Bulan Asal Palembang ini Meninggal Dunia

Amalia Purnama Sari
Amalia Purnama Sari

Kabut Asap Makin Parah, Bayi Empat Bulan Asal Palembang ini  Meninggal Dunia Sumber: Tribun News

Winnetnews.com - Elsa Gitaloka, bayi berusia empat bulan asal Banyuasin, Palembang, dikabarkan meninggal dunia akibat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Infeksi yang menimpa Elsa ini tidak lain diakibatkan oleh asap yang berasal dari kebakaran lahan di Sumatera Selatan.

Menurut keterangan beberapa sumber, bayi perempuan tersebut sempat mengalami sesak napas sebelum akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Ar-Rasyid Palembang. Diketahui Elsa telah menderita sesak napas sejak Sabtu (14/09).

Berita kematian Elsa ini dikonfirmasi oleh salah satu anggota BPD Dusun III, Talang Buluh, Banyuasin, Agus Darwanto. “Ada bayi meninggal dunia sekitar pukul 18.35 ketika dirawat di rumah sakit. Penyebabnya adalah kena ISPA,” jelas Agus, dikutip dari Detik.com, Senin (16/09).

Menurut keterangan Agus, awalnya Elsa dibawa ke RSUD Pratama Sukajadi. Namun karena rumah sakit tersebut tidak memiliki fasilitas pembantu pernapasan, Elsa akhirnya dirujuk ke RS Ar-Rasyid.

“Pukul 11.30 dibawa ke Ar-Rasyid dan langsung ditempatkan di IGD untuk diberi bantuan sementara. Waktu di IGD Elsa dinyatakan oleh dokter kena ISPA,” ujar Agus, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Senin (16/09).

Namun naas, nyawa anak dari pasangan Nadirun (34) dan Ita Septiana (27) tersebut tidak bisa terselamatkan karena mengalami sesak napas yang sudah parah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Palembang, Hakim mengaku jika pihaknya telah mengirim beberapa tim untuk terjun ke RS Al-Rasyid untuk membantu para korban kabut asap lainnya.

Menurut penuturan Hakim, Dinas Kesehatan Palembang sebelumnya telah menghimbau masyarakat untuk selalu mengenakan masker saat keluar rumah atau saat berpergian.

“Keadaan asap tebal seperti ini kami himbau kepada masyarakat untuk tidak keluar rumah jika memang tidak ada kondisi yang benar-benar mendesak. Sebaiknya selalu kenakan masker. Dinas Kesehatan hadir selama 24 jam untuk melayani masyarakat,” pungkas Hakim.