Kali Ini PA 212 Boikot Acara Diskusi Ngabalin
Sumber : Istimewa
News

Kali Ini PA 212 Boikot Acara Diskusi Ngabalin

Minggu, 27 Mei 2018 | 21:22 | Oky

Winnetnews.com - Juru bicara Persaudaraan Alumni 212 Habib Novel Bamukmin menegaskan bahwa pihaknya memboikot acara diskusi yang diselenggarakan  oleh Badan Koordinasi Mubaligh se-Indonesia (Bakomubin) pimpinan Ali Mochtar Ngabalin, Senin (28/5)

"Khusus PA 212 kita sudah melakukan pemboikotan siapapun tak boleh menghadiri acara itu," kata Habib Novel,  Minggu (27/5).

Dia menegaskan,  seruan pemboikotan itu ini sudah disampaikan kepada seluruh ulama alumni 212.

"Kami tidak ingin kehadiran di sana malah akan menimbulkan fitnah," tegasnya.

Terkait akan hadirnya Ustad Bachtiar Nasir,  selaku salah satu pembicara dalam acara diskusi itu,  Habib Novel mengaku hal itu bukan wewenangnya. 

"UBN mewakili GNPF (Gerakan Nasional Pembela Fatwa) Ulama. Dan untuk hadir tidak hadirnya UBN bukan wewenang kami,"  ucapnya.

Sementara,  terkait adanya daftar Mubaligh versi Kemenag,  dia menegaskan hal itu tidak perlu ada, karena  seperti mengkotak-kotakan mubaligh. Hal ini justru akan menimbulkan antipati publik.

"Iya kami sangat prihatin tentunya dengan adanya rilis 200 mubaligh itu. Kasihan ulama yang baik masuk daftar itu menjadi korban korban Kemenag dalam pengkotak kotakan mubaligh yang justru nanti tidak dapat simpati umat," tandasnya.

Sebagaimana diketahui,  acara bertajuk Pro Kontra Mubaligh Indonesia di Tahun Hukum ini, akan digelar di Aula Masjid Cut Meutia, Senin (28/5) pukul 15.30 WIB.

“Alhamdulillah, semua nara sumber sudah menyatakan siap hadir,” ucap Ketua Umum PP Bakomubin, Dr Ali Mochtar Ngabalin MA, Jumat (25/5).

Dalam diskusi itu akan diisi oleh Ustadz Bachtiar Nasir dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Tak hanya itu, ada nara sumber top lainnya, yakni Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA, Imam Besar Masjid Istiqlal. Kemudian, pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Dr Adian Husaini, pengamat Dr Irman Sidin, dan Prof Effendi Gajali PhD sebagai penanggap utama.

“Rencananya kita gelar acara ini Jumat (25/5) hari ini. Tapi karena ada acara juga di Masjid Cut Meutia, maka kami harus menggeser acara ke Senin (28/5),” tambah Ngabalin.

Seperti diketahui, terbitnya 200 daftar mubaligh oleh Kemenag dinilai kontroversial. Kemenag diminta untuk tidak terlalu jauh mencampuri urusan beragama. Terakhir, Menag menyatakan menyerahkan persoalan ini ke MUI.

TAGS:
Ali Mochtar NgabalinNovel Bamukminpa 212Habib Novel

RELATED STORIES

Loading interface...