Kapan Waktu yang Tepat Berjemur di Pagi Hari?
ilustrasi
Kesehatan

Kapan Waktu yang Tepat Berjemur di Pagi Hari?

Sabtu, 4 Apr 2020 | 07:35 | Rusmanto

Kapan waktu yang tepat untuk berjemur di pagi hari?

Perlu diketahui, sinar matahari mengandung beberapa jenis radiasi yang disebut UVA, UVA, UVB, dan UVC. Sinar UVA muncul bersamaan dengan matahari terbit.

Sementara sinar UVB muncul lebih lambat karena lebih dari 95% kandungannya terserap terlebih dahulu oleh ozon. Ini membuat sinar UVB baru tersedia ketika posisi matahari sudah lebih tinggi daripada saat terbit.

Seberapa besar manfaat yang bisa Anda peroleh dari berjemur di pagi hari tergantung oleh beberapa faktor, termasuk letak geografis.

Untuk Indonesia yang dekat dengan garis khatulistiwa, sinar UVB yang muncul pada pukul 8.00-10.00 pagi atau pukul 15.00-16.00 sudah cukup untuk mengubah provitamin D menjadi vitamin D.

Hal tersebut mematahkan informasi viral yang menyebut bahwa berjemur di pagi hari baiknya dilakukan pada pukul 10.00-13.00. Kabar tersebut tidak akurat karena diambil dari jurnal yang tidak menyertakan analisis geografis wilayah.

Selain faktor geografis, pigmen pada kulit juga memengaruhi seberapa lama Anda dapat mengambil manfaat dari sinar matahari.

Durasi yang dianjurkan untuk kulit terang adalah 5-10 menit, sedangkan untuk Anda yang berkulit agak gelap adalah kurang lebih 15 menit.

 

Apakah berjemur bisa mengurangi risiko terkena Covid-19?

Anda mungkin sering mendengar tentang hubungan antara berjemur dengan wabah Covid-19. Ada yang menyebut virus corona SARS-CoV2 yang menyebabkan Covid-19 dapat mati hanya karena terpapar panas dari matahari.

Ada pula yang menyatakan bahwa sinar matahari dapat membantu Anda terhindar dari virus tersebut.

Kedua pernyataan itu tidak sepenuhnya benar atau salah. Seperti yang telah disebutkan, berjemur dapat meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara mengaktifkan vitamin D. Imunitas tinggi itulah yang mampu melawan hingga mencegah Covid-19.

Namun, wabah Covid-19 dan waktu berjemur sebenarnya tidak berhubungan karena dosis UVB ditentukan oleh garis lintang suatu wilayah.

Belum ada penelitian yang membuktikan bahwa berjemur dapat menyembuhkan pasien dengan Covid-19. Pernyataan bahwa virus SARS-CoV2 dapat mati karena terkena sinar matahari juga belum dibuktikan secara ilmiah.

TAGS:
kesehatanberjemur pagi harisinar matahari

RELATED STORIES

Loading interface...