Kasihan Remaja Ini, Maksud Hati Merajut Cinta Malah Kecemplung Jurang Dosa

Zulkarnain Harahap
Zulkarnain Harahap

Kasihan Remaja Ini, Maksud Hati Merajut Cinta Malah Kecemplung Jurang Dosa Salah satu pelaku yang terlibat prostitusi online/Dokumentasi Polresta Kediri

WinNetNews.com - Kasus prostitusi terselubung kembali terungkap. Kali ini melibatkan remaja berusia 15 tahun. Selain berhasil mengamankan 4 pelaku, polisi juga berhasil mengamankan uang tunai Rp. 1,1 Juta, buku tamu dan sejumlah alat kontrasepsi. Modusnya dengan menawarkan melalui media sosial.

Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi SIK, MH, dalam keterangannya mengatakan, penangkapan keempat orang tersangka berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa diduga salah satu tempat kos menyediakan jasa prostitusi dengan mengeksploitasi anak dibawah umur. Mendapat informasi tersebut, petugas pun menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi untuk melakukan penggerebekan.

“Keempat pelaku yang berhasil dibekuk tersebut adalah MH (43), MO (19), NA (23) dan SA (36),” terangnya.

Anton menambahkan, keempat orang tersangka yang diamankan ini terdiri dari pemilik rumah kos, pelanggan, perantara atau makelar dan pacar korban yang juga sebagai mucikari. Korban sendiri berinisial LD (15).

“Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan satu buku tamu, uang tunai Rp 1,1 juta, 4 buah handphone, satu bolpoin, kunci kamar, seprei dan dua alat kontrasepsi,” tambahnya.

Meski telah menangkap para pelaku bejat itu, polisi masih mengembangkan kasus ini untuk menjerat pelaku lainnya. Sementara terhadap tiga tersangka dijerat dengan Pasal 88 UURI No.35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Sedangkan untuk tersangka SA, selaku pelanggannya, dijerat pasal 81 ayat 2 UURI No.35 tahun 2014 Perubahan atas UU No.23 tahun 2002 dengan hukuman maksimal 15 tahun.