Kasus Ujaran Kebencian Gus Nur, Polisi Akan Periksa Refly Harun
Refly Harun. (Foto: Kompas.com)
News

Kasus Ujaran Kebencian Gus Nur, Polisi Akan Periksa Refly Harun

Senin, 2 Nov 2020 | 13:35 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Bareskrim Polri akan melakukan pemeriksaan kepada Refly Harun terkait dengan kasus ujaran kebencian yang melibatkan Sugi Nur Raharja alias Gus Nur. Polri menjadwalkan Refly akan dipanggil besok.

"Iya, info dari penyidik demikian (dipanggil), rencananya besok 3 November 2020, pukul 10.00 WIB," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono saat dimintai konfirmasi, Senin (2/11).

"Dipanggil sebagai saksi dari tersangka SN," lanjut Awi.

Seperti diketahui, sebelumnya Gus Nur telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian karena diduga menghina Nahdlatul Ulama (NU). Bareskrim Polri memastikan siapa pun yang terlibat dalam kasus ini akan dipanggil untuk diperiksa.

"(Gus Nur tersangka tunggal) Sementara demikian, kita tunggu saja, masih berproses. Tentunya nanti siapa pun yang terlibat dalam pembuatan konten YouTube ini, tentunya akan dipanggil semua. Siapa yang rekam, yang wawancarai, yang ngedit, siapa yang unggah atau upload," kata Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (27/10).

Terkait kasus ini, kepolisian telah memeriksa empat orang saksi yang terdifri dari pelapor dan saksi ahli.

"(Total) ada 4 saksi, termasuk pelapor, kemudian dua saksi ahli. Ini masih berjalan. Tidak menutup kemungkinan saksi yang lain atau orang yang terlibat dalam pembuatan itu yang mengunggah, yang mengedit, yang men-shooting, semua, termasuk yang wawancara semua akan kita panggil, kita tunggu saja," ujarnya.

Gus Nur diduga menyebarkan ujaran kebencian dengan menghina NU lewat video di salah satu akun YouTube. Video yang diunggah pada 16 Oktober itu tayang dalam akun MUNJIAT Channel. Dalam video tersebut Gus Nur tampak sedang berbincang dengan Refly Harun. 

Pada menit ke-3.45, Gus Nur kemudian menyampaikan pendapatnya soal kondisi NU saat ini. Menurut Gus Nur, NU saat ini tidak seperti NU yang dulu.

"Sebelum rezim ini, ke mana jalan dikawal Banser. Saya adem-ayem sama NU. Ndak pernah ada masalah. Nah, tapi setelah rezim ini lahir, tiba-tiba 180 derajat itu berubah," ujarnya dalam video itu.

"Saya ibaratkan NU sekarang itu seperti bus umum. Sopirnya mabuk, kondekturnya teler, keneknya ugal-ugalan. Dan penumpangnya itu kurang ajar semua. Merokok, nyanyi juga, buka-buka aurat juga, dangdutan juga," lanjutnya.

TAGS:
Refly Harungus nur

RELATED STORIES

Loading interface...