Kasus Virus Corona Secara Global Tembus 1,3 Juta, AS 'Kokoh' di Puncak Klasemen
Foto: Anadolu Agency
Internasional

Kasus Virus Corona Secara Global Tembus 1,3 Juta, AS 'Kokoh' di Puncak Klasemen

Selasa, 7 Apr 2020 | 09:40 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Jumlah kasus virus corona secara global naik menjadi 1.342.480 kasus per Selasa (7/4) pukul 06:15 WIB. Dari jumlah tersebut, terdapat 74.558 korban meninggal dunia dan 278.189 sembuh, menurut data Worldometers.

Itu berarti ada peningkatan lebih dari 71.000 kasus dalam 24 jam terakhir. Mengutip CNBCIndonesia, sebelumnya pada waktu yang sama di hari Senin (6/4), total kasus masih di angka 1.270.849 kasus dengan 69.380 kematian dan 261.316 orang sembuh.

Dari total kasus hari ini, Amerika Serikat (AS) masih menjadi negara yang memiliki jumlah kasus terbanyak di dunia, yaitu sebanyak 364.088 kasus, 10.792 kematian, dan 19.536 sembuh. Jumlah ini terjadi setelah dalam sehari ada tambahan 27.415 kasus baru, menurut Worldmeters.

Di bawah AS, ada Spanyol dengan 136.675 kasus positif, 13.341 kematian, dan 40.437 sembuh. Selanjutnya di urutan ketiga terdapat Italia yang memiliki 132.547 kasus ppsitif, 16.523 kematian, dan 22.837 sembuh.

Sementara itu Jerman, yang ada di urutan keempat negara dengan kasus corona terbanyak, juga terus mencatatkan penambahan kasus baru. Per Selasa (7/4), ada 103.374 kasus positif di Jerman, di mana sebanyak 1.810 meninggal, dan 28.700 sembuh.

Di posisi kelima negara dengan kasus terbanyak ada Prancis. Negeri Eiffel ini memiliki 98.010 kasus positif dengan 8.911 kematian dan 17.250 sembuh. Ada penambahan lebih dari 5.000 kasus positif di negeri ini dalam sehari.

Sementara itu jumlah kasus di China masih cukup stagnan. Per Selasa (7/4), ada 81.708 kasus secara total di negara tempat awal munculnya wabah ini, dengan 3.331 kematian serta sembuh 77.078 orang. Itu berarti hanya ada kurang dari 40 kasus baru dalam sehari di China. Sebelumnya total kasus kemarin ada sebanyak 81.669 kasus positif.

TAGS:
virus coronakorbanglobalkematianAmerika Serikat

RELATED STORIES

Loading interface...