Kebijakan WFH Bikin Orderan Ojol 'Anyep'
Foto: CNBC Indonesia
Ekonomi dan Bisnis

Kebijakan WFH Bikin Orderan Ojol 'Anyep'

Selasa, 17 Mar 2020 | 17:19 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Kebijakan pemerintah terkait bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi para pekerja di DKI Jakarta akibat dari pandemik virus corona, justru berdampak buruk pada penghasilan para pengemudi ojek online (ojol) dan taksi online (taksol) mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Dikutip Detik.com, Selasa (17/3), salah satu driver Gojek, Asep mengatakan, sedari pagi sudah on bid, namun jumlah pemesan tak sesuai seperti hari kerja yang ramai akan konsumen.

"Kayak hari minggu orderannya, tidak begitu ramai," ujarnya saat ditemui reporter Detik.com, Senin (16/3).

Hal yang sama dialami Roji, driver Gojek. Saat jam berangkat kantor, jumlah orderan masih sama dengan biasanya. Namun, setelah di atas jam 10.00 hingga menjelang sore baru terasa perbedaannya.

"Biasanya bisa mendapat enam orderan. Tadi sudah keliling-keliling hanya dapat dua," terang Roji.

Sial, nilai performanya hari itu makin anjlok ketika jam pulang kantor. Lantaran hujan orderan yang masuk jaraknya cukup jauh dari posisinya berada, dan konsumen langsung membatalkan sebelum berkomunikasi terlebih dulu.

"Belum chat sudah cancel. Padahal kalau mau menunggu kami bakal jemput," ujar Roji.

Sementara itu Zisco, pengemudi Grabcar, mengaku orderan yang masuk ke ponselnya nyaris setengah dari rata-rata order normalnya.

"Narik dari jam 10.00 pagi sampai siang biasanya dapat 10 orderan. Ini sampai jam 15.00 sore baru dapat 6," keluh Zisco,

Namun Zisco telah menyadari akan adanya efek dari anjuran pemerintah soal kerja dari rumah. Karenanya agar pemasukan hariannya tidak menurun, dirinya menyiasati dengan menerima orderan pengiriman barang dan pengantaran offline.

Seperti diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat Indonesia tetap tenang menghadapi wabah virus Corona. Dia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

"Terakhir, kepada seluruh rakyat Indonesia saya minta tetap tenang, tidak panik, tetap produktif dengan meningkatkan kewaspadaan agar penyebaran COVID-19 ini bisa kita hambat dan bisa kita setop," kata Jokowi melalui video yang disiarkan langsung Sekretariat Presiden di Istana Kepresidenan Bogor, Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020).

Jokowi meminta warga bekerja hingga beribadah dari rumah masing-masing. Selain itu, dia meminta masyarakat saling tolong di tengah pandemik ini.

"Dengan kondisi saat ini, saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah, inilah saatnya bekerja bersama-sama saling tolong-menolong dan bersatu padu, gotong royong," tuturnya.

TAGS:
virus coronawork from homeDKI Jakartaojek onlineDriver

RELATED STORIES

Loading interface...