Kemenhub: Ojol Boleh Angkut Penumpang saat PSBB, dengan Beberapa Syarat
Foto: Kompas.com
Nasional

Kemenhub: Ojol Boleh Angkut Penumpang saat PSBB, dengan Beberapa Syarat

Minggu, 12 Apr 2020 | 14:57 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  DKI Jakarta telah efektif menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak 10 April lalu. Terkait itu, sebelumnya dalam peraturan disebutkan ojek online dilarang mengangkut penumpang dan hanya diperbolehkan untuk operasional pengangataran barang.

Tak sejalan dengan aturan awal tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Dalam aturan terbaru itu, pemerintah masih memperbolehkan para pekerja transportasi online atau ojek online boleh mengangkut para penumpangnya tapi dengan syarat.

"Mengenai sepeda motor baik untuk kepentingan pribadi maupun masyarakat dalam hal ini ojek, dalam kondisi tertentu dapat mengangkut penumpang tapi dengan syarat-syarat yang ketat sesuai dengan protokol kesehatan," kata Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati, dilansir dari Suara.com.

Menurutnya, kendaraan roda dua atau sepeda motor digunakan untuk kegiatan yang digunakan sesuai dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak dilarang dalam PSBB, dan harus memenuhi ketentuan menggunakan masker, sarung tangan, ada desinfektan.

"Dan yang akan menjadi penumpang tidak diperbolehkan ketika kondisi tidak sehat atau suhu badan tidak normal," jelasnya.

Tak hanya itu, peraturan ini cakupannya untuk seluruh wilayah, tidak hanya PSBB saja. Kemudian pengendalian transportasi pada wilayah yang ditetapkan sebagai PSBB dan pengendalian transportasi untuk kegiatan mudik 2020. Jadi, ada 3 hal besar yang diatur di dalam Permenhub nomor 18 tahun 2020.

TAGS:
ojek onlineKemenhubpsbb

RELATED STORIES

Loading interface...