Kemesraan Jokowi-Ahok Berlanjut

Khalied Malvino

Dipublikasikan 2 tahun yang lalu • Bacaan 2 Menit

Kemesraan Jokowi-Ahok Berlanjut
Foto: Harianpijar.com

Winnetnews.com - Menguatnya sejumlah nama kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) baru terbilang mengejutkan. Pasalnya, ada satu nama beken yang sejak beberapa tahun lalu menjadi pusat perhatian warganet.

Dialah Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau lebih akrab disapa Ahok yang merupakan satu dari empat kandidat kuat Kepala Otorita IKN yang nantinya akan mengurus segala kebutuhan, seperti perizinan hingga investasi di IKN di Kutai Kartanegara (Kukar) dan Penajam Paser Utara (PPU).

Tak lain dan tak bukan, Ahok yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina lagi-lagi dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon kandidat Kepala Otorita IKN. Sejak keduanya diplotkan sebagai pasangan di DKI 1, Jokowi dan Ahok memang tampak cukup mesra, bahkan ‘kasih sayang’ Jokowi terhadap Ahok terasa hingga saat ini.

Jokowi menyebut selain Ahok, ada tiga nama lain yang menjadi kandidat Kepala Otorita IKN. Antara lain, Bambang Brodjonegoro yang juga eks Menteri Riset dan Teknologi (Menristek).

“Lalu yang ketiga Pak Tumiyono, dan keempat Pak Azwar Anas, cukup,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta seperti dikutip portal berita Bisnis.com, Senin (2/3/2020).

Jokowi menambahkan, keputusan Kepala Otorita IKN nantinya akan tertuang dalam peraturan presiden. Dalam waktu dekat Jokowi akan menandatangani perpres tersebut.

Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama tentu sudah tidak asing. Kedekatan dirinya dan Jokowi terbangun saat bersama-sama memimpin ibu kota saat ini, DKI Jakarta. Ahok kini duduk sebagai komisaris utama PT Pertamina (Persero).

Adapun Bambang Brodjonegoro tercatat sebagai orang yang ikut merencanakan pemindahan IKN baru kala menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pembanguna Nasional (Bappenas).

Sementara itu Tumiyono saat ini menjabat sebagai direktur utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Emiten konstruksi plat merah ini memiliki sejumlah proyek dalam pembangunan ibu kota negara baru.

Nama terakhir yang disebut Jokowi adalah Azwar Anaz, tokoh di balik kesuksesan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Seperti diketahui Azwar berhasil mengubah Banyuwangi menjadi satu kota pariwisata yang inovatif.

Sebelumnya, Menteri Bappenas, Suharso Monoarfa mengatakan, IKN baru akan dipimpin oleh Kepala Otorita. Seluruh urusan pembangunan dan perencanaan, termasuk investasi akan diputus oleh pejabat setingkat menteri tersebut.

“Dia diberikan kewenangan seluas-luasnya kecuali 6 kewenangan pemerintah pusat,” katanya usai rapat bersama Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...