Keren! Gadis 11 Tahun Ini Selamatkan Teman dari Serangan Buaya dengan Tangan Kosong
Sumber: Geek.com
Viral

Keren! Gadis 11 Tahun Ini Selamatkan Teman dari Serangan Buaya dengan Tangan Kosong

Kamis, 31 Okt 2019 | 10:17 | Nurul Faradila

Winnetnews.com - Sebuah kejadian mendebarkan terjadi di Zimbabwe. Baru-baru ini seorang anak perempuan berusia 11 tahun mengatakan kalau ia telah melakukan hal berbahaya demi menyelamatkan nyawa temannya.

Dilansir dari Telegraph, anak perempuan  bernama Rebecca Munkombwe ini langsung berlari ke sungai ketika dia mendengar suara sebuah teriakan.

Ketika sampai di sungai, ia menemukan temannya Latoya Muwani sedang berusaha kabur dari kejaran buaya yang sudah mencengkramnya.

Melihat kejadian itu, Rebecca pun segera melompat ke tubuh buaya dan mencolok matanya. Hingga akhirnya buaya tersebut pun melepaskan cengkramannya dari Latoya dan ia berhasil kabur. Rebecca pun mampu membawa temannya yang mengalami beberapa luka ringan, ke daratan.

“Kami baru saja pergi meninggalkan sungai ketika mendengar Latoya, yang ditinggalkan sendirian berenang dengan area yang dalam, dia meneriakan sesuatu telah menggigitnya,” ujar Rebecca.

“Aku melompat ke atas buaya dan mulai memukulnya dengan tanganku sebelum menggunakan jariku untuk mencolok matanya hingga buaya itu melepaskan Latoya. Ketika dia selamat, aku berenang bersamanya ke daratan di mana anak-anak yang lain menariknya keluar dari air,” imbuhnya.

Rebecca mengaku kalau ia sempat merasa takut kalau buaya itu akan menyerang lagi, saat mereka sedang berusaha keluar dari air. Namun, buaya tersebut sama sekali tidak terlihat. Karena kejadian ini, Latoya pun dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Fortune Muwani, ayah Latoya, mengatakan kalau keselamatan anaknya ini adalah sebuah keajaiban.

“Aku sedang bekerja ketika aku mengetahui kalau anakku mendapat serangan dari buaya saat sedang berenang. Selama beberapa waktu aku memikirkan kemungkinan terburuk, sebelum mengetahui kalau anakku diselamatkan Rebecaa,” ujarnya.

“Aku tidak tahu bagaimana dia bisa melakukannya, namun aku sangat bersyukur pada Tuhan. Latoya sedang dalam masa pemulihan di St Patrick’s dan kami berharap dia dapat pulih segera,” tambahnya.

Steve Chisose, seorang anggota dewa lokal, mengatakan kalau serangan tersebut ada hubungannya dengan berkuranganya ketersedian air. Hal ini membuat masyarakat memanfaatkan air di sungai yang didiami oleh buaya.

“Kami mengalami kesulitan untuk mendapatkan air sehingga memaksa para wanita dan anak-anak untuk menggunakan sumber air yang dihuni buaya. Wanita-wanita itu biasanya ditemani anak mereka yang terkadang nakal dan suka berenang,” katanya.

Dia mengimbau agar Otoritas Pengelolaan Taman dan Margasatwa  Zimbabwe untuk memindahkan buaya dari sungai. “Mereka dapat menyebabkan kecelakaan serius atau kematian,” tuturnya.

TAGS:
diserang buayapenyelamatansungaizimbabwe

RELATED STORIES

Loading interface...