Ketiadaan Rasa Cinta Dalam Pernikahan, Kenali Tanda-tandanya

Sofia Citradewi
Sofia Citradewi

Ketiadaan Rasa Cinta Dalam Pernikahan, Kenali Tanda-tandanya

Winnetnews.com - Pernikahan bisa terjalin karena beberapa faktor. Baik itu kesiapan finansial, kecocokan, maupun dorongan keluarga. Idealnya, pernikahan akan tetap kuat karena "cinta" yang mendasarinya.

Kendati demikian, tak selamanya pernikahan akan seindah kisah romansa dalam film atau cerita-cerita yang kita baca. Sebagian orang bahkan menganggap kehidupan dalam pernikahan mereka bagai neraka.

Para ahli sepakat bahwa tak adanya rasa cinta dalam suatu hubungan, termasuk pernikahan, merupakan salah satu faktor yang menyebabkan pernikahan tidak bahagia. Banyak pula pasangan yang tidak menyadari ketiadaan rasa cinta ini.

Untuk mengetahuinya, perlu mengenali tanda-tanda pernikahan tanpa cinta seperti di bawah ini:

1. Gejala Fisik

Pernikahan yang tidak bahagia dapat membawa seseorang pada kondisi tubuh yang lelah dan akhirnya sakit. Seorang Terapis klinis bernama Paul Hokemyer, J.D., Ph.D mengatakan kepada Oprah Mag, “Pernikahan yang tidak bahagia seperti flu yang melekat, membuat tenaga Anda terkuras dan rentan,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan pernah merawat seorang wanita paruh baya yang memiliki kebencian yang begitu dalam terhadap suaminya hingga membuat tubuhnya bergetar seperti dijalari semut.

2. Suka Saling Kritik

Sifat pasangan yang menyebalkan atau selalu bikin kesal kadang membuat frustasi. Jika ingin pernikahan Anda sehat, perhatikan dulu baik-baik apakah rasa frustasi tersebut timbul karena memang tidak menghargai pasangan atau hanya karena telah melewati hari yang melelahkan.

Jika Anda memang mencintainya, mengkritik tidak perlu dengan menyerang personalnya, karena itu akan membunuh karakter pasangan. Gunakan cara yang lebih baik, seperti mengatakan bahwa Anda sebenarnya memang membutuhkannya.

3. Penuh dengan Hinaan

Rumah tangga yang tak ada cinta di dalamnya ditandai dengan saling menghina. Hal ini karena bagi mereka tak ada ruang untuk saling menyayangi dan mengagumi. Pasangan diperlakukan secara tidak patut, kejam, hingga menyakitkan. Namun selalu ada sebab. Jangan putus asa dulu dalam membangun pernikahan yang bahagia.

“Tetapi ingat, Anda tidak dapat menyembuhkan penghinaan tanpa menemukan apa yang memulainya.” ujar Robin Milhausen, Ph.D, Kepala Asosiasi Departemen Hubungan Keluarga dan Gizi Terapan Di Universitas Guelph seperti dilansir Oprahmag.com.

4. Tidak berhubungan seks

Pernikahan yang tidak bahagia juga ditandai dengan jarang atau bahkan tidak pernah lagi melakukan hubungan intim. Ini karena sudah tidak ada lagi ketertarikan fisik. Demikian seperti diungkapkan oleh pakar hubungan dan konsultan perceraian Karen Finn dalam The Minds Journal. Padahal yang membedakan hubungan cinta romantis dengan hubungan lainnya adalah unsur keintiman fisik dan emosional ini.

5. Tidak merasa dihargai, didengar, dan bernilai

Saling memahami dalam suatu hubungan bisa dicapai salah satunya dengan kemampuan mau saling mendengarkan. Jika Anda mulai sering merasa tidak dihargai, dipahami, atau bernilai bagi pasangan, Anda perlu merenungkan pernikahan Anda. Karena menghargai satu sama lain merupakan fondasi dalam suatu hubungan.

 

Jika sudah mengenali tanda-tanda di atas, Anda perlu mengatur langkah dan sebetulnya bisa diperbaiki. Anda hanya perlu mental yang baik dan kuat untuk mengusahakan pernikahan Anda menjadi lebih bahagia.

 

 

 

Sumber : Kompas.com