Kisruh RAPBD DKI 2020 Janggal, Anggaran Lem dan Pulpen Capai Ratusan Miliar Rupiah
RAPBD DKI Jakarta 2020 viral pasca anggaran lem aibon janggal. [Foto: Timesbali]
Jakarta

Kisruh RAPBD DKI 2020 Janggal, Anggaran Lem dan Pulpen Capai Ratusan Miliar Rupiah

Kamis, 31 Okt 2019 | 09:37 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Anggaran menakjubkan terpampang jelas di website Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2020 yang terkesan janggal.

Menyikapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyanggah jika ada kebocoran sistem penganggaran elektronik. Menurutnya, jika smart sistem tersebut dapat terlaksana dengan baik, maka sistem penganggaran elektronik tersebut bisa melakukan pengecekan, verifikasi.

"Ini sistem digital, tetapi masih mengandalkan (pengisian data) manual," kata Anies seperti dikutip BBCIndonesia.com.

Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis, Uchok Sky Khadafi menangkis pernyataan Anies yang tidak masuk akal. Uchok menilai, apa yang disampaikan Anies tersebut mengada-ada.

image0
Uchok Sky Khadafi. [Foto: Jawapos.com]

“Mereka (Pemprov DKI Jakarta) seperti terciduk oleh publik. Ini kelihatan. Sebetulnya kalau tidak diteriakin (oleh publik), kalau tidak dipublikasi, RAPBD 2020 jadi final. Untung ini diteriakin,” terang Uchok.

Uchok mengatakan sebelum dipublikasikan, seharusnya RAPBD 2020 itu terlebih dahulu diperiksa oleh para staf gubernur, khususnya jajaran Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

TAGS:
DPRD DKI JakartaRAPBD 2020Pemprov DKI JakartaAnies Baswedanpulpenlem aibon

RELATED STORIES

Loading interface...