Konflik Iran dan Arab Saudi Hingga Capai Urusan Ibadah Haji
Internasional

Konflik Iran dan Arab Saudi Hingga Capai Urusan Ibadah Haji

Senin, 30 Mei 2016 | 10:20 | Wahyu
Winnetnews.com – Perselisihan antara pemerintah Iran dan Arab Saudi seharusnya tidak sampai pada masalah ibadah bagi warga Iran. Karena ibadah Haji merupakan hak bagi setiap warga menjalankan ajarannya.

Baru-baru ini Teheran telah menunding Arab Saudi telah menghambat kedatangan jemaah haji Iran ke Mekkah dalam musim haji tahun 2016 ini. Meski demikian, apa yang dituduhkan oleh Iran dibantah oleh Riyadh.

Dilansir dari dailymail, Iran tak akan menghadiri ibadah haji tahunan. Arab Saudi dituding telah melakukan sabotase dan gagal menjamin keselamatan jemaah, seperti kejadian kecelakaan tahun kemarin yang menewaskan banyak jamaah haji.

Sementara Riyadh menuduh Teheran telah merampas hak warganya dari kewajiban agama dengan menolak untuk menandatangani nota kesepakatan setelah pembicaraan dengan pihak terkait Iran.

Hubungan antara kedua negara telah memburuk sejak ratusan jemaah Iran tewas dalam musim haji tahun lalu. Riyadh juga telah memutuskan hubungan diplomatik ketika kedutaannya di Teheran diserbu massa anti Arab Saudi pada Januari lalu, setelah Riyadh mengeksekusi seorang ulama Syiah, Nimr al-Nimr.

“Iran menuntut hak untuk mengelola demonstrasi dan untuk mendapatkan keistimewaan yang akan menyebabkan kekacauan selama ibadah haji. Hal itu tidak bisa diterima," kata Jubeir.

“Setelah dua rangkaian perundingan tanpa hasil apapun karena halangan dari Saudi, jemaah Iran disayangkan tidak bisa mengambil bagian dalam ibadah haji, mulai Juni," kata Menteri Kebudayaan Iran, Ali Jannati.

Namun, Riyad membela diri dengan mengatakan, setiap tahun mereka menandatangani memo kesepahaman dengan sekitar 70 negara untuk menjamin keamanan dan keselamatan jemaah haji.

TAGS:
iranArab Saudiibadah haji

RELATED STORIES

Loading interface...