Kosmetik Indonesia Sulit Tembus Pasar Eksport, Ini Alasannya
Ekonomi

Kosmetik Indonesia Sulit Tembus Pasar Eksport, Ini Alasannya

Rabu, 15 Jun 2016 | 21:40 | Ahmad Mashudin

WinNetNews.com - Industri kosmetik Indonesia ternyata sudah mampu menembus pasar ekspor. Tahun 2015 saja, industri ini menyumbang Rp11 triliun atau USD818 juta.

Namun masih banyak kendala bagi produk kosmetik Indonesia. Ketua Asosiasi Profesi Ekspor Impor Seluruh Indonesia (Apreisindo) Bintang Retna Herawati mengungkapkan, salah satu kendala yang dihadapi adalah kurangnya kemampuan berkomunikasi SDM Indonesia.

"Kemampuan berkomunikasi dan negosiasi untuk ekspor masih rendah, SDM di Indonesia belum setara dengan internasional," kata dia di Jakarta Pusat, Rabu (15/6/2016).

Kendala berikutnya adalah tingginya bunga bank dalam negeri. Seperti diketahui, bunga bank di Indonesia terlalu tinggi sampai-sampai pemerintah harus turun tangan dan meminta seluruh perbankan menerapkan bunga satu digit.

"Keterbatasan dana dan bunga bank yang tinggi, bunga bank masih cukup tinggi," tambahnya.

Kemudian, sistem pembayaran yang ditunda juga menjadi pengganjal. Eksportir tidak dibayar di muka sehingga memberatkan produsen. Yang terakhir adalah tingginya ketergantungan bahan baku impor. 

"Tingginya ketergantungan bahan baku impor, bukan dari herbal tapi kita bergantung produk impor. Kemasan produk kurang menarik tapi sekarang sudah ada sekolah desain," tukasnya. 

TAGS:
eksportkosmetiksdmBintang Retna HerawatiApreisindo

RELATED STORIES

Loading interface...