KPK: Bupati Probolinggo dan Suami Patok Tarif Rp20 Juta untuk Jadi Kepala Desa

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 3 bulan yang lalu • Bacaan 1 Menit

KPK: Bupati Probolinggo dan Suami Patok Tarif Rp20 Juta untuk Jadi Kepala Desa
Bupati Probolinggo dan suami terjerat OTT KPK

Winnetnews.com -  Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menyampaikan informasi terbaru terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan terhadap Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya yang merupakan anggota DPR Hasan Aminuddin. 

Alex mengungkapkan, para calon kepala desa di Kabupaten Probolinggo dipatok tarif Rp20 juta plus upeti sebagai suap membeli jabatan. Kemudian, Hasan berperan memberikan persetujuan untuk penempatan ASN Pemkab Probolinggo yang diusulkan mengisi posisi kepala desa.

"Adapun tarif untuk menjadi pejabat kepala desa sebesar Rp20 juta, ditambah dalam bentuk upeti penyewaan tanah kas desa dengan tarif Rp5 juta per hektare," ujar Alex dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa (31/8) dini hari.

Selain Puput dan Hasan, dalam OTT yang digelar Senin (30/8) kemarin, KPK juga turut menangkap  5 camat, 2 ajudan, dan seorang pejabat kepala desa 

Berikut adalah daftar 10 orang yang terjaring OTT KPK:

Puput Tantriana Sari (Bupati Probolinggo)

Hasan Aminuddin (Anggota DPR Fraksi Partai NasDem)

Doddy Kurniawan (Camat Krejengan)

Sumarto (Pejabat Kades Karangreng)

Poniriin (Camat Kraksaan)

Imam Syafi'i (Camat Banyuayar)

Hary Tjahjono (Camat Gading)

Muhammad Ridwan (Camat Paiton)

Pitra Jaya Kusuma (Ajudan)

Faisal Rahman (Ajudan)

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...