KPU Tangsel: Anggaran Pilkada 2020 Naik Jadi Rp78 M

Khalied Malvino
Khalied Malvino

KPU Tangsel: Anggaran Pilkada 2020 Naik Jadi Rp78 M Ilustrasi bendera partai politik. [Foto: Tribunnews]

Winnetnews.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)) 2020 akan berlangsung dalam waktu dekat. Sejatinya, setiap pelaksanaan pesta demokrasi memerlukan biaya yang tak sedikit. Oleh karenanya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan (Tangsel) mengajukan anggaran pelaksanaan Pilkada 2020 mencapai Rp 78 miliar, naik Rp 18 miliar dari ajuan sebelumnya.

Pengajuan kenaikan ini didasari Surat Edaran (SE) dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 900/9269/SJ perihal pendanaan kegiatan pemilihan Bupati/Walikota tahun 2020.

Mengutip RMOLBanten.com, Komisioner KPU Tangsel, Muhammad Taufik menyatakan langsung merespon SE guna membahas anggaran yang sebelumnya diajukan hanya sebesar Rp 60 miliar.

"Kita lagi rapatkan merespon surat itu. Karena ada perubahan di honor Adhoc, PPK dan PPS dan itu anggarannya besar sekali. Ada revisi anggaran kurang lebih Rp 78 miliar yang kami ajukan," ungkap Taufik, Kamis (19/9/2019).

Taufik menambahkan, anggaran Rp 78 miliar tersebut sudah diajukan dan hanya tinggal menunggu hasil dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Tangsel.

"Sudah kami ajukan. Kita tunggu respon TAPD Tangsel," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan Kantor Berita RMOL Banten, pada 1 Oktober 2019, tahapan awal Pilkada Tangsel 2020 akan dimulai, ditandai dengan dimulainya penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Pada penandatanganan hibah tersebut, KPU Tangsel mendapatkan anggaran sebesar Rp 60 miliar untuk menjalankan seluruh tahapan sampai pada terpilihnya Walikota dan Calon Walikota baru.

Beberapa tahapan lainnya yang akan dijalankan oleh KPU Tangsel sesuai dengan jadwal diantaranya seperti, sosialisasi Pilkada mulai 1 November 2019, 1 Januari 2020 sampai 21 Maret 2020 tahapan pembentukan PPK dan PPS, 16 April sampai 29 April pembentukan Pemutahiran Data Pemilih.

Sedangkan 17 April sampai 16 Mei pencocokan dan penelitian data pemilih, 16 Juni sampai 18 Juni pendaftaran pasangan Calon, 8 Juli penetapan pasangan calon dan 23 September 2020 mulai pencoblosan.