Kritik Pedas Berhamburan Untuk Pembelian Helikopter Presiden
Nasional

Kritik Pedas Berhamburan Untuk Pembelian Helikopter Presiden

Senin, 30 Nov 2015 | 10:30 | Muhammad Takdir
WinNetNews.com - TNI AU berencana membeli helikopter VVIP AgustaWestland AW-101. Ini adalah helikopter angkut menengah anti-kapal selam yang dapat digunakan untuk kepentingan militer dan sipil. AgustaWestland AW-101 dikembangkan oleh perusahaan patungan Westland Helicopters asal Inggris dan Agusta asal Italia. Helikopter ini diproduksi untuk memenuhi kebutuhan alat utama sistem senjata angkatan laut modern.

Rencana pembelian ini mendapat kritik, terutama dari PT Dirgantara Indonesia selaku produsen helikopter Super Puma. Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso mengatakan pembelian itu tidak sesuai dengan Undang-Undang Industri Pertahanan yang mewajibkan keterlibatan industri nasional dalam pengadaan alat pertahanan dan keamanan dari luar negeri.

Padahal PT Dirgantara Indonesia sudah bisa memproduksi helikopter sejenis dengan tipe Super Puma Mark II NAS 332 alias EC 225. Bahkan, sebelumnya, TNI Angkatan Udara juga memesan enam unit produk tersebut yang dibuat atas kerja sama PTDI dan Airbus Helicopters. Selama ini, sejumlah pejabat negara, termasuk Presiden RI, mengunakan Helikopter Super Puma.

Skuadron itu dioperasikan oleh Skuadron 17 VIP TNI AU yang bermarkas di Pangkalan Udara Utama Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sebelum kemudian dirawat dan dioperasikan oleh Skuadron 45 VIP yang juga bermarkas di Halim.

TAGS:
Joko Widodohelikopterkritik pedas berhamburan untuk pembelian helikopter presiden

RELATED STORIES

Loading interface...