Kurang Tidur, Tekanan Darah Bisa Naik?

Rusmanto
Rusmanto

Kurang Tidur, Tekanan Darah Bisa Naik? ilustrasi
Winnetnews.com -  Kurang tidur adalah masalah yang dialami banyak orang pada usia produktif. Penyebabnya macam-macam, entah karena pekerjaan yang menumpuk, harus belajar keras, atau karena mengalami insomnia. Saking seringnya begadang, orang-orang terdekat Anda mungkin ada yang pernah mengingatkan bahwa kurang tidur bisa bikin tekanan darah naik.

Tidur merupakan suatu proses yang sangat penting bagi tubuh kita. Saat Anda terlelap, tubuh bisa beristirahat dan mempersiapkan kembali tenaga agar dapat beraktivitas dengan baik keesokan harinya. Namun, dengan padatnya kesibukan, sering kali waktu tidur menjadi kurang.

Jadi, apa benar kalau kurang tidur bisa menyebabkan tekanan darah tinggi? Atau jangan-jangan itu cuma mitos yang disebarluaskan supaya orang jadi terdorong untuk tidur yang cukup? Cek jawabannya di bawah ini, ya!

Kurang tidur bikin tekanan darah naik: mitos atau fakta?

Kurang tidur, terutama pada mereka yang berusia muda hingga paruh baya, ternyata dapat meningkatkan risiko terjadinya hipertensi alias tekanan darah tinggi. Risiko ini juga semakin meningkat pada wanita. Jadi, betul adanya bahwa kurang tidur bisa sebabkan tekanan darah naik. Kenapa bisa begitu, ya?

Penjelasannya begini, saat Anda tidur, akan terjadi penurunan tekanan darah sebesar 10 hingga 20 persen dibandingkan dengan saat Anda bangun. Aktivitas saraf simpatik Anda juga akan menurun selama Anda beristirahat. Itulah yang menyebabkan tekanan darah Anda jadi lebih terkendali ketika Anda tidur dan beristirahat yang cukup.

Namun, lain ceritanya bila Anda mengalami kesulitan tidur (terutama apabila jam tidur Anda kurang dari 7 jam per hari). Gangguan ini dapat menyebabkan bagian otak tertentu jadi tidak beristirahat, termasuk saraf simpatik Anda. Hal inilah yang dapat menyebabkan tekanan darah naik. Apalagi bila hal ini terjadi secara terus-menerus.

Selain itu, tidur yang tidak nyenyak dan tidak berkualitas juga bisa meningkatkan risiko tekanan darah naik sampai menjadi hipertensi. Padahal, hipertensi bisa berakibat buruk bagi diri Anda, terutama bagi kesehatan jantung. Semakin parah hipertensi yang Anda alami, semakin tinggi pula risiko penyakit jantung yang mengintai di kemudian hari.