Lakukan 'Comeback', PM Irlandia Kembali Jadi Dokter Atasi Virus Corona
Foto: The Irish Times
Internasional

Lakukan 'Comeback', PM Irlandia Kembali Jadi Dokter Atasi Virus Corona

Selasa, 7 Apr 2020 | 06:40 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Perdana Menteri (PM) Irlandia, Taoiseach Leo Varadkar, kembali bekerja sebagai dokter untuk bergabung dengan tim medis dalam perang melawan pandemi virus corona baru. Sebelum jadi politisi, dia berprofesi sebagai dokter selama tujuh tahun.

Melansir SINDOnews, Varadkar mengisi satu shift seminggu dalam kontribusinya sebagai dokter untuk upaya nasional memerangi pandemi COVID-19.

"Banyak keluarga dan teman-temannya bekerja di pelayanan kesehatan. Dia ingin membantu bahkan dengan cara yang kecil," kata seorang juru bicara PM Irlandia, seperti dikutip Daily Mirror, Senin (6/4).

Varadkar menanggalkan profesi dokter pada 2013 ketika dia memutuskan terjun ke politik. Namun, dia sebelumnya sudah menggeluti profesi dokter selama tujuh tahun.

Menurut laporan Irish Times, Varadkar mendaftar ulang sebagai dokter pada Maret 2020 kala pandemi COVID-19 muncul. Dia berniat untuk bekerja di Eksekutif Layanan Kesehatan atau Health Service Executive (HSE) Irlandia setiap minggu di ranah yang sesuai dengan kualifikasinya.

PM Varadkar berasal dari keluarga medis. Dia adalah putra seorang dokter dan seorang perawat. Dua saudara perempuannya beserta para suami mereka semua bekerja dalam perawatan kesehatan.

Irlandia bakal menjalani dua kali lipat tes virus corona menjadi 4.500 sehari. Rencana ini muncul ketika Menteri Kesehatan Irlandia, Simon Harris menggambarkan negara tersebut akan mengalami "pekan yang sangat penting" dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Pada Minggu, 21 kematian baru akibat COVID-19 di laporkan Irlandia, sehingga jumlah kematian secara keseluruhan menjadi 158 orang. Selain itu, negara itu melaporkan 390 kasus baru infeksi COVID-19, sehingga jumlah total orang yang terinfeksi menjadi 4.994 orang.

Kepala Eksekutif Layanan Kesehatan, Paul Reid mengumumkan pada Minggu, 4.500 tes virus corona akan dilakukan setiap hari. Namun dia memperingatkan, pasokan bahan kimia untuk reagen tes tetap menjadi tantangan di seluruh dunia yang signifikan.

Dia mengungkapkan bahwa karena peningkatan kapasitas laboratorium, tes akan meningkat dari rata-rata 2.500 menjadi 4.500 sehari. Skala tes turun menjadi 1.500 sehari akhir pekan lalu karena masalah dengan ketersediaan reagen tes.

Reid mengatakan bahwa laboratorium Jerman sekarang sedang menyelesaikan 2.000 tes per hari untuk Irlandia, tetapi HSE masih mencari solusi dari negara Uni Eropa lainnya

TAGS:
IrlandiaTaoiseach Leo VaradkardokterCOVID-19

RELATED STORIES

Loading interface...