Lee Ja Yeon, Presiden Asosiasi Penyanyi Korea Minta BTS 'Pertimbangkan Lagi' Hiatus Grup

Nisa Diniah

Dipublikasikan 10 hari yang lalu • Bacaan 2 Menit

Lee Ja Yeon, Presiden Asosiasi Penyanyi Korea Minta BTS 'Pertimbangkan Lagi' Hiatus Grup
Foto: Allkpop

Winnetnews.com -  Pada awal bulan ini, Big Hit Music mengumumkan bahwa BTS akan memulai babak baru di mana grup tersebut berfokus pada promosi individu untuk saat ini. Pengumuman itu diungkap tak lama setelah perilisan album antologi BTS Proof.

Pihak agensi menekankan bahwa para member BTS memiliki peluang untuk berkembang sebagai artis, dan juga akan menjadi elemen penting dalam umur panjang BTS sebagai sebuah grup. Namun, pada 22 Juni 2022, Presiden Asosiasi Penyanyi Korea, Lee Ja Yeon merilis pernyataan pers resmi untuk mengirimkan pesan ke BTS dan HYBE Label.

"Saya diliputi oleh ketakutan dan kekhawatiran bahwa 'BTS Hallyu Wave', sebuah gerakan yang memiliki kekuatan lunak budaya terbesar yang pernah disaksikan dunia akan segera lenyap. Pada tahun-tahun menjelang kelahirannya dari gerakan ini, diyakini bahwa menemukan 'The Next Beatles' akan menjadi pencapaian yang sangat sulit, dan sekarang, kami telah sampai pada titik di mana sulit untuk mengharapkan 'Next BTS' muncul dalam waktu dekat. Ada kekhawatiran besar bahwa detak jantung Hallyu akan berhenti," kata Lee Ja Yeon.

Lee Ja Yeon kemudian berkata, "Keputusan untuk mempublikasikan pernyataan ini bukanlah keputusan yang mudah. ​​Tolong, maukah Anda mempertimbangkan kembali keputusan untuk hiatus grup, demi masa depan industri musik Korea Selatan?".

Lee Ja Yeon juga menambahkan, "Jika BTS pergi, para misionaris Hallyu dan budaya Korea, ARMY, juga pergi. Industri pariwisata Korea Selatan akan menderita, dan akan sulit untuk mengharapkan masa depan bagi Korea Selatan sebagai hub. budaya di Asia. Undang-undang khusus yang diberikan untuk olahraga dan industri musik dan seni klasik untuk wajib militer harus diperluas ke budaya populer juga".

Lee Ja Yeon mengungkapkan perlu perhatian dan tindakan mendesak terkait hal ini.

"Perlu perhatian dan tindakan mengenai masalah yang ada ini mendesak. Pemerintah dan nasional Majelis Korea Selatan harus memperhatikan masalah ini sehingga ledakan Hallyu dapat terus menyebar, dan BTS dapat terus berpromosi secara aktif sebagai sebuah grup. Silakan lakukan revisi undang-undang dinas militer yang ada," pungkasnya 

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...