Lemari Penuh, Tapi Sering Merasa Kekurangan Baju? Ini Tipsnya

Oky
Oky

Lemari Penuh, Tapi Sering Merasa Kekurangan Baju? Ini Tipsnya

Winnetnews.com - Pernah gak sih kamu merasa tidak punya baju, padahal lemari kamu udah penuh banget sama pakaian yang numpuk?

Atau pernah gak kamu pake baju itu-itu aja padahal pas dibongkar lemari kamu itu penuh banget sama baju.

Kalau emang iya, kamu gak usah khawatir. Itu biasa terjadi kok.

Seorang fashion stylist, Ali Call mengungkapkan alasan mengapa perempuan merasa seperti itu.

"Manusia selalu terpaku dengan barang yang mudah terlihat, sama dengan menggunakan pakaian mereka cenderung memakai yang pertama kali dilihat dan malas mencari lagi", kata Ali.

Disamping itu, zaman sekarang merupakan era yang serba cepat sehingga kebanyakan perempuan tidak memiliki waktu untuk memilih. Dengan demikian, mengenakan busana yang sering dipakai dan ada di bagian atas lemari menjadi pilihan.

Memang enggak semua perempuan begitu, tetapi ada beberapa alasan lain kita selalu berpendapat tak memiliki baju.

Salah satu alasan yang unik ialah, perempuan enggak pernah suka memakai baju yang sama dengan orang lain.

Jika suatu hari ada orang lain yang bajunya 'kembaran', sudah dipastikan kita tidak akan memakai baju itu lagi.

Otomatis, kita akan berteriak kekurangan baju untuk mengantisipasi suatu saat terpergok menggunakan baju yang sama berbarengan.

Selain itu, kecenderungan perempuan yang merasa tidak nyaman dengan baju kepunyaannya juga menjadi alasan.

Seiring perkembangan zaman, banyak dari perempuan akan measa khawatir koleksi bajunya biasa saja dan sudah tidak mengikuti model kekinian yang ada.

Karenanya, perempuan akan mengatakan enggak punya baju supaya bisa belanja baju keluaran terbaru.

Alasan lainnya dan mungkin dirasakan semua perempuan, pada dasarnya senang mendapat pujian akan penampilannya.

Untuk itu, perempuan pasti ingin selalu terlihat sempurna dalam setiap kesempatan, dengan berusaha tampil semaksimal mungkin.

Dengan begitu bagaimana solusi terbaik agar koleksi pakaian bisa sering terpakai?

Ali menyarankan caranya, yaitu dengan membongkar lemari minimal sebulan sekali untuk melakukan penyortiran pakaian.

Dengan begitu, selain lemari menjadi rapi, kamu juga akan melihat pakaian mana yang sering dan jarang dipakai.

Jika ada pakaian yang benar-benar tidak pernah dipakai bisa disumbangkan ke orang lain yang membutuhkan untuk mengurangi baju menumpuk.

Pakaian yang sudah tak layak pakai juga bisa dialih fungsikan menjadi lap meja atau lemari dengan cara digunting menjadi bentuk yang lebih rapi, atau digabungkan menjadi kain perca sehingga tidak terbuang percuma.

Selain itu, jangan ragu untuk memadukan busana yang sudah lama sehingga tidak menjadi mubazir dan bisa memiliki banyak pilihan untuk berpakaian.