Liburan Tapi Sering Sakit? Apa Penyebabnya?

Fellyanda Suci Agiesta
Fellyanda Suci Agiesta

Liburan Tapi Sering Sakit? Apa Penyebabnya? Foto: Istimewa

WinNetNews.com - Waktu liburan sudah kita tunggu-tunggu dari jauh-jauh hari. Dan pas saatnya tiba, kamu malah jatuh sakit. Menyebalkan bukan? Sebenarnya mengapa itu selalu terjadi pada kita? Padahal sebelumnya kita merasa sangat sehat.

Sakit saat liburan ternyata bukan hanya kamu saja yang merasakan. Fenomena frustasi ini begitu umum sehingga para periset Belanda mengemukakan namanya menjadi penyakit waktu luang. Satu studi 2002 dari Tilburg University di Belanda menemukan bahwa 3,2% orang dewasa mengalami sakit kepala, sakit otot, atau sakit saat mereka berada di luar rumah.

Saat liburan, kamu berada di dalam inkubator virus yang padat, yang juga dikenal sebagai pesawat terbang, selalu berisiko, kata Dr. William Schaffner, seorang profesor obat pencegahan di Vanderbilt University School of Medicine.

Schaffner mengatakan bahwa sistem pengelolaan udara pesawat terbang kurang baik. Jika kamu kebetulan berada di dalam sebuah bagian dengan seseorang yang sedang batuk  atau bersin, sulit bagimu untuk tidak menghirup kumannya. Masker bahkan tidak bekerja dengan baik. Perlindungan terbaik adalah sering mencuci tangan, dan menjauhkan mereka dari hidung, mulut, dan telingamu. (Mandi dan ganti pakaian saat sudah mendarat.)

Sayangnya, Airborne dan suplemen sistem kekebalan tubuh yang banyak digunakan mungkin tidak akan membantu. Olahraga teratur adalah cara yang lebih baik untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh menjelang istirahat.

Bahkan jika kamu cukup beruntung untuk menghindari orang sakit di pesawat atau kendaraan lainnya, ada aspek lain dari perjalanan yang mungkin membuat kamu sakit.  

"Tidak makan, minum, atau tidur seperti biasanya, ini bisa membuatmu rentan terhadap penyakit," kata Dr. Laura Power, direktur asosiasi residensi obat-obatan pencegahan di University of Michigan School of Public Health, seperti dikutip dari TIME.

Tidur, nafsu makan, fungsi kekebalan tubuh, dan banyak lagi diatur oleh ritme sirkadian tubuhmu. Jadi, jika kamu tipe orang yang biasanya beroperasi pada jadwal yang ketat dan tidak teratur, kamu bisa sulit tidur dan mengganggu sistem tubuhmu. 

Tapi ada beberapa cara untuk mengurangi penyakit pada penyakit waktu luang. Kamu dapat meringankan tubuh ke zona waktu baru dan hindari pencahayaan pagi atau malam hari dengan cahaya terang dan melatonin. Tapi tetap berpegang pada jadwal tidur normal adalah perlindungan terbaik.