Makanan Tertentu Bisa Punya Pengaruh pada Jenis Stroke yang Berbeda
ilustrasi
Kesehatan

Makanan Tertentu Bisa Punya Pengaruh pada Jenis Stroke yang Berbeda

Senin, 18 Mei 2020 | 03:31 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Penyakit stroke masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang menjadi keprihatinan di Indonesia. Menurut data Riskesdas tahun 2018, jumlah pasien yang menderita penyakit stroke mencapai angka 10,9 per mil. Penyakit ini juga menempati peringkat ketiga tertinggi dalam pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional.

Makanan dapat berpengaruh pada jenis stroke yang berbeda

image0

Penyakit stroke tidak pandang umur, orang-orang yang masih berusia muda pun bisa mengalaminya. Oleh karena itu, banyak orang yang mulai melakukan upaya pencegahan. Beberapa di antaranya adalah dengan mengonsumsi makanan yang sehat, berolahraga, serta berhenti merokok.

Namun, ternyata upaya pencegahan yang dilakukan belum tentu bisa bekerja pada semua jenis stroke. Setiap jenis stroke juga bisa saja harus melalui penanganan dan pencegahan yang berbeda-beda.

Baru-baru ini, sebuah penelitian yang dipublikasikan pada European Heart Journal tanggal 24 Februari 2020 menemukan bahwa beberapa makanan dapat berpengaruh terhadap jenis stroke yang berbeda-beda.

Mereka menyatakan adanya hubungan yang erat di antara kelompok makanan tertentu dengan dua subtipe stroke, yaitu stroke iskemik dan hemoragik.

Penelitian ini menggunakan data dari 418.329 pasien di sembilan negara di benua Eropa. Para pasien diberikan pertanyaan seputar pola makan, gaya hidup, riwayat pengobatan, dan karakteristik demografi. Peneliti juga mempertimbangkan hal lainnya seperti aktivitas fisik, tekanan darah, serta tingkat kolesterol.

Berdasarkan tanggapan dari kuesioner, peneliti menggunakan alat statistik untuk memperkirakan rasio bahaya yang ditimbulkan dari konsumsi beberapa kelompok makanan termasuk daging dan olahannya, ikan, produk susu, telur, sereal, buah dan sayuran, serta kacang-kacangan.

TAGS:
makananstroke

RELATED STORIES

Loading interface...