Manfaat Alpukat Bagi Penderita Obesitas
ilustrasi
Kesehatan

Manfaat Alpukat Bagi Penderita Obesitas

Kamis, 23 Jan 2020 | 11:59 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Tak hanya baik untuk dikonsumsi oleh mereka yang sedang menjalani program diet. Dalam realitanya, alpukat juga bisa memberikan manfaat lain bagi kesehatan, tepatnya dalam hal menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Hanya saja, sebenarnya seperti apa sih cara kolesterol dalam menurunkan kolesterol?

Cara Alpukat Menurunkan Kolesterol

Pakar kesehatan dari American Heart Association menyebut alpukat bisa menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL dengan efektif. Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan lemak tak jenuh tunggal di dalamnya. Meskipun berlabel lemak, dalam realitanya lemak tak jenuh tunggal baik bagi kesehatan dan mampu menurunkan kolesterol dengan efektif.

Selain itu, alpukat juga tinggi kandungan lainnya seperti vitamin, mineral, serat, dan fitosterol yang bisa mencegah penyerapan kolesterol. Ditambah dengan kandungan antioksidannya yang tinggi, maka hal ini akan membuat kadar kolesterol, risiko kanker, dan risiko terkena masalah kardiovaskular bisa diturunkan dengan signifikan.

Alpukat Bisa Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat pada Penderita Obesitas

Memang, kolesterol tinggi juga bisa dialami oleh mereka yang berbadan kurus, namun mereka yang mengalami obesitas diketahui memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena penyakit ini. Beruntung, sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam Journal of the American Heart Association membuktikan bahwa konsumsi alpukat bisa membantu menurunkan kadar kolesterol pada mereka yang mengalami masalah obesitas.

Dalam penelitian yang dilakukan dengan melibatkan 45 partisipan ini dengan masalah obesitas berusia 21 hingga 70 tahun ini, disebutkan bahwa para partisipan ini dibagi menjadi tiga kelompok dengan masing-masing kelompok melakukan diet rendah kolesterol dalam waktu 5 pekan.

Kelompok pertama diminta untuk mengonsumsi diet rendah lemak namun tidak mengonsumsi alpukat. Kelompok kedua diminta utuk mengonsumsi alpukat. Sementara itu, kelompok ketiga diminta untuk mengonsumsi sejenis alpukat hass. Hasillnya adalah, mereka yang tidak mengonsumsi alpukat memiliki kadar kolesterol jahat paling tinggi.

Para peneliti menyebut konsumsi alpukat yang disertai dengan diet rendah lemak bisa menurunkan kadar koleserol jahat sekitar 13,5 mg. Lebih banyak dari diet rendah lemak tanpa alpukat yang hanya bisa menurunkannya sekitar 8,3 mg saja.

TAGS:
alpukatkolesterol jahat

RELATED STORIES

Loading interface...