Masalah Seks yang Biasanya Muncul Usai Terserang Stroke
ilustrasi
Seks

Masalah Seks yang Biasanya Muncul Usai Terserang Stroke

Sabtu, 16 Nov 2019 | 05:55 | Rusmanto

Winnetnews.com -  Serangan stroke adalah salah satu masalah fisik yang menyebabkan pria dan wanita mengalami gangguan fisik. Kondisi ini akan memengaruhi banyak aspek pada tubuh khususnya stroke yang menyebabkan penurunan fungsi tubuh. Gangguan ini menyebabkan pria atau wanita membatasi aktivitas fisiknya termasuk seks di dalamnya.

Masalah Seks Setelah Stroke

Apakah seks pasca terserang stroke akan selesai begitu saja? Lantas apa saja gangguan seks yang akan dialami oleh pasangan khususnya pria saat seks pasca mendapatkan perawatan stroke? Simak beberapa ulasan di bawah ini dengan saksama.

1. Disfungsi Ereksi Temporer

Seseorang yang mengalami stroke akan terganggu organ vitalnya. Beberapa bulan pasca stroke, pria akan mengalami gangguan ereksi. Tubuh akan susah merespons rangsang sehingga seks tidak akan bisa dilakukan. Kondisi ini cukup normal dan bisa terjadi pada siapa saja yang mengalami stroke ringan hingga agak berat.

Dari beberapa pria yang mengalami impotensi pasca stroke, 80 persen di antaranya kembali mendapatkan kemampuan ereksi. Pada bulan-bulan awal pasca infeksi mungkin akan sangat berpengaruh sehingga pria wajib bersabar dan tidak frustrasi karena kemampuan seksnya akan menurun dengan sendirinya.

Kalau Anda merasa mengalami disfungsi ereksi, ada baiknya untuk menyembuhkan hal itu perlahan-lahan. Anda bisa melakukan latihan seperti kegel dan menjalani gaya hidup sehat setiap harinya. Kalau dalam beberapa waktu ereksi sempurna tidak kunjung muncul, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri.

2. Takut Kambuh Stroke Saat Bercinta

Tidak bisa dimungkiri lagi kalau masalah seks tidak hanya berkaitan dengan masalah fisik saja, tapi juga mental. Secara fisik mungkin pria bisa melakukan seks dan memiliki ereksi yang sempurna. Namun, secara mental mereka sering ketakutan sehingga aktivitas seks yang dilakukan tidak akan bisa berjalan dengan lancar.

Selama perawatan stroke berjalan dengan lancar dan mengikuti prosedur yang disarankan oleh dokter, seks tetap bisa berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, pria disarankan untuk tidak terlalu memikirkan banyak hal yang membebani aktivitas seks. Hal senada juga berlaku pada wanita yang baru saja mengalami stroke.

Berbagai hal yang kemungkinan besar membebani pikiran harus segera diatasi. Bicarakan dengan pasangan dan jangan hanya diam saja. Terkadang hanya dengan berbicara saja pikiran bisa lebih enteng dan Anda tidak mengalami masalah lagi.

TAGS:
hubungan badanstroke

RELATED STORIES

Loading interface...