Mega dan Prabowo Akan Ikut Kampanye di Pilgub DKI

Rusmanto
Rusmanto

Mega dan Prabowo Akan Ikut Kampanye di Pilgub DKI Pemilihan Gubernur DKI

WinNetNews.com - Pilgub DKI 2017 menjadi arena perang strategi tokoh besar di kancah politik Indonesia. Tak hanya soal strategi, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto sudah bersiap untuk turun ke lapangan. Lalu, apa langkah yang sama juga diambil Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono?

Partai Demokrat bersama 3 partai lainnya yaitu PKB, PPP, dan PAN bersama-sama mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. Ketua DPP Partai Demokrat, Didik Mukrianto, menekankan bahwa usaha memenangkan Pilgub DKI juga harus dilakukan semua partai koalisi.

Didik menuturkan bahwa Agus-Sylvi adalah sosok alternatif yang diyakini bisa mengubah wajah Jakarta. Oleh sebab itu, usaha untuk memenangkan pasangan ini tidak boleh setengah-setengah.

"Kader terbaik dari partai kami juga akan bahu membahu dengan cara yang bermartabat. Kami sudah berkomitmen Pilkada jadi tugas utama. Seluruh kekuatan akan dikeluarkan termasuk kader yang mampu untuk jadi sosialisastor dan agen komunikasi," papar Didik.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dipastikan akan terlibat langsung dalam kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Mega akan turun langsung menjadi juru kampanye untuk pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

"Jadi tentu saja (Mega kampanye), seluruh DPP akan menjadi tim kampanye di pemilihan kepala daerah," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Minggu (25/9/2016).

Hal yang sama juga dilakukan oleh Gerindra. Prabowo sangat serius mendukung bakal calon gubernur Anies Baswedan dan calon wakil gubernur Sandiaga Uno dan bakal turun langsung untuk ikut kampanye kemenangan keduanya.

"Kalau kampanye Beliau (Prabowo) akan hadir sebagai juru kampanye. Tidak hanya Pak Prabowo, tokoh-tokoh Gerindra juga banyak. Waketum, sekjen, wantim," ucap ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria, Senin (26/9/2016).