Mendag Enggar siap buka keran impor sejumlah produk pangan
Nasional

Mendag Enggar siap buka keran impor sejumlah produk pangan

Kamis, 11 Agt 2016 | 21:30 | Rike
WinNetNews.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyatakan pemerintah berencana mengeluarkan kebijakan untuk menetapkan kuota impor pada sejumlah produk pangan dengan catatan tertentu. Khusus untuk beras, dia tegaskan sudah minta Bulog menyerap hasil produksi petani berapapun banyaknya.

Langkah ini menjadi intervensi pemerintah kepada pasar produk pangan utama demi ketersediaan bahan pokok dan penyerapan hasil produksi dalam negeri. "Kita (pemerintah) akan intervensi ketika produk petani tidak habis dibeli," ucapnya di sela-sela Peresmian Sepuluh Kampung Digital di Kabupaten Cirebon, Desa Tegalwangi, Cirebon, Kamis (11/8/2016). Lebih lanjut dia menyoroti sejumlah produk pangan, seperti beras, gula, garam, hingga daging sapi. Langkah awal yang dilakukan, diterangkan intervensi pasar bakal dimulai dengan produksi beras. "Berapapun produksinya (petani), kita perintahkan Bulog beli. Berapapun, ambil. Duit gak ada, ambil. Tak ada bunga. APBN banyak kok," terangnya.

Mantan anggota DPR ini menambahkan, untuk gula pihaknya bakal memberi kuota impor bagi gula rafinasi dengan catatan, importir harus investasi pada tebu dengan pola inti plasma. Menurut dia, selama ini ada disparitas atau selisih antara kebutuhan dangan produksi gula. Begitu pula produk daging sapi. Pihaknya mengeluarkan kebijakan yang haruskan pengusaha mengimpor bibit untuk susu dan daging jadii investasi. "Setelah itu baru dijual sapi bakalan kepada peternak atau rakyat. Kompensasinya, kita kasih kuota impor untuk sapi bakalan, target 6-7 tahun kita mandiri," jelas Enggar

Kebijakan tersebut, lanjut dia juga sekaligus akan membuka sumber bibit dan sapi dari Argentina, Brazil, Meksiko, Spanyol,atau Kolombia, selain dari Australia dan Selandia Baru. Lebih jauh dia menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk, mengingat untuk menaikkan harga tak bisa dilakukan.

TAGS:

RELATED STORIES

Loading interface...