Mendagri Akan Tunjuk Plt untuk Gubernur yang Cuti Kampanye
Nasional

Mendagri Akan Tunjuk Plt untuk Gubernur yang Cuti Kampanye

Senin, 24 Okt 2016 | 10:10 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan, pejabat yang ditunjuk untuk menggantikan tugas sementara Gubernur Petahana yang maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berstatus sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Daerah, bukan penjabat, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 74 Tahun 2016.

Mendagri menjelaskan, ada dua model pengisi kekosongan jabatan kepala daerah. Model pertama, bila ada kekosongan jabatan karena kepala daerah telah memasuki akhir masa jabatan, maka diangkatlah penjabat oleh Presiden yang dilantik Mendagri. “Penjabat memakai istilah diangkat,” jelas Tjahjo, di Jakarta, Senin (24/10) pagi.

Sementara untuk model kedua, bila kepala daerah cuti di luar tanggungan negara, misalnya maju sebagai petahana dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) atau berhalangan sementara seperti terlibat dugaan kasus hukum, maka ditugaskanlah seorang pelaksana tugas, dengan kata lain Plt.

“Mendagri menugaskan seorang Plt dengan menunjuk wakilnya. Namun bila wakilnya tersebut juga ikut mencalonkan diri, maka Mendagri menunjuk eselon I Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atau Eselon I lainnya di luar Kemendagri sebagai pelaksana tugas gubernur,” kata Tjahjo.

Sebagaimana diketahui sebanyak 7 (tujuh) provinsi akan menyelenggarakan Pemilihan Gubernur pada Pilkada Serentak 2016 ini. Dengan demikian, dalam beberapa hari mendatang maka Gubernur/Wakil Gubernur Petahana di daerah yang menggelap Pilkada diharuskan mengambil cuti di luar tanggungan kerja. Untuk Gubernur Petahana posisinya akan diisi oleh Pelaksana Tugas, sementara untuk Gubernur yang habis masa jabatannya, posisinya akan diisi oleh Penjabat Gubernur.

TAGS:
gubernurGubernur cuti kampanyekampanye pilkada

RELATED STORIES

Loading interface...