Mengenal Makanan Tradisional Khas  NTT, 'Tapa Kolo'
Tapa Kolo makanan tradisional khas NTT, Flores / foto: istimewa
Kuliner

Mengenal Makanan Tradisional Khas NTT, 'Tapa Kolo'

Selasa, 30 Mei 2017 | 11:13 | kontributor

winnetnews.com - Ada banyak makanan khas dari Nusa Tenggara Barat (NTT) yang kita kenal, salah satunya adalah Tapa Kolo. Tapa kalo merupakan makanan tradisional yang sudah ada sejak zaman dulu, berbahan dasar beras merah. Tapa Kolo dibuat dengan cara dibakar di dalam bambu. Tapa kolo secara harfiah berasal dari kata 'Tapa' yang artinya bakar, dan 'Kolo' yang artinya nasi bambu.

Masyarakat NTT biasanya mengolah Tapa Kolo untuk disajikan dalam upacara adat. Beras yang digunakan untuk memasak Tapa Kolo pun dipanen melalui serangkaian ritual adat yang dilakukan oleh para tetua adat kampung. Tapa kolo ini sangat sulit ditemukan dalam hari-hari biasa.

Biasanya warga lokal memasak Tapa Kolo di rumah adat gadang, pada musim mulai tanam padi. Beberapa juga ada yang memasaknya di persawahan. Cara membuat Tapa Kolo adalah beras merah atau disebut dengan 'Dea Laka' dibersihkan terlebih dahulu, lalu dimasukkan ke dalam bambu berukuran kecil. Namun, lubang bambu kecil itu diberi alas dengan daun enau muda supaya nasi yang dimasak bersih. Sesudah itu ditambahkan dengan air. Kadang-kadang bervariasi dengan memasukkan daging babi, daging ayam supaya terasa lebih enak lagi.

Sesudah semuanya beres, warga lain menyediakan api untuk membakarnya. Kira-kira satu jam atau satu setengah jam untuk membakar banyak “Tapa Kolo”. Sementara kaum perempuan menyiapkan bumbu-bumbu serta memasak daging ayam atau daging babi.Jika Tapa Kalo dibuat tanpa isian, lebih enak dimakan dengan daging ayam yang bersantan. Buat kamu yang muslim, harus berhati-hati dan bertanya sebelum mengonsumsi tapa kalo. Apakah didalamnya terdapat isian daging babi yang haram untuk dimakan atau tidak.

TAGS:
tapa kolomkanan tradisionalnttFlores

RELATED STORIES

Loading interface...