Menkumham Ikut Campur Kasus Suap PDIP, Demokrat: Nanggung, Langsung Dewan Pengawas Saja!
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly (foto: iNews)
Politik

Menkumham Ikut Campur Kasus Suap PDIP, Demokrat: Nanggung, Langsung Dewan Pengawas Saja!

Sabtu, 18 Jan 2020 | 14:24 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly yang bergabung ke dalam tim hkum DPP PDI Perjuangan mendapatkan perhatian dari Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik. Menurutnya, daripada PDIP mengajak Menkumham menjadi tim hukum, PDIP langsung saja menjatuhkan KPK lewat Dewan Pengawas.

Rachhland menilai PDIP sebagai partai yang tidak kaleng-kaleng. Hal ini diungkapkannya lantaran nama Yasonna tergabung dalam tim kuasa hukum PDIP. Seperti yang diketahui publik, tim tersebut bertugas membantu partai untuk menyelesaikan kasus suap yang menyeret dua staf dan anggota PDIP Harun Masiku.

“Partai Banteng memang bukan kaleng-kaleng,” kata Rachland melalui akun Twitternya, @RachlanNashidik, pada Sabtu (18/01).

“Buat apa bikin tim hukum pakai Menteri Hukum dan HAM? Nanggung,” lanjutnya.

Ia bahkan memberi saran Megawati Soekarnoputri untuk mengintervensi kasus suap ke KPK melalui Dewan Pengawas. “Ibu Megawati beri perintah saja petugas partainya untuk menghardik KPK lewat Dewan Pengawas. Gitu aja kok repot,” celetuk Rachland.

Sebagai informasi, kehadiran Menkumham Yasonna Laoly dalam konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (15/01) kemarin sempat membuat geger publik.

Konferensi pers itu diketahui berkaitan dengan pembentukan tim hukum guna melawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan kasus korupsi yang melibatkan politikus PDIP Harun Masiku serta Komisioner KPU nonaktif Wahyu Setiawan. Pembentukan tim tersebut menyusul penggeledahan kantor partai oleh KPK, yang dinilai PDIP menyalahi UU nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

Yasonna, yang terciduk menghadiri konferensi pers tersebut, kemudian mendapat beberapa kritik lantaran disebut bisa mengintervensi penegakan hukum.

"Ya jika kritik itu kan biasa, saya jelas datang dengan pakaian partai. Saya meninggalkan kerja saya, [bukan] Menkumham, dan saya datang sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Hukum dan Perundang-undangan," kata Yasonna, ditemui pada Rapat Kerja Evaluasi Kinerja dan Anggaran Program Administrasi Hukum Umum, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di Royal Ambarrukmo, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (17/1), dilansir dari Suara.com.

 

TAGS:
Yasonna H LaolymenkumhamPDIPHarun MasikuWahyu SetiawanKPKDewan Pengawas KPKMegawati Soekarnoputri

RELATED STORIES

Loading interface...