Menristek Ungkap Perkembangan Produksi Vaksin Covid-19 Dalam Negeri
 Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro. (Foto: ANTARA)
News

Menristek Ungkap Perkembangan Produksi Vaksin Covid-19 Dalam Negeri

Kamis, 4 Jun 2020 | 13:41 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro mengungkapkan perkembangan produksi vaksin untuk Covid-19 di Indonesia.

Menurutnya, Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman saat yang saat ini memimpin riset di sektor vaksin untuk transmisi lokal Covid-1 sudah menemukan tambahan jenis virus.(strain).

Dengan penemuan tersebut dari yang semula tiga strain kini menjadi tujuh strain. Meski begitu, tiga strain dari Indonesia tetap masuk kategori others.

"Jadi ternyata virus yang dari Indonesia masih dikenali dulu karakternya. Kenapa ini penting karena kalau kita buat vaksin, vaksin itu harus bisa menjawab transmisi lokal yang ada di Indonesia,” jelas Bambang.

Namun Bambang memperkirakan akhir tahun ini sudah ada bibit vaksin atauvaccine seed khusus untuk strain coronavirus di Indonesia. Hanya saja, untuk  penggunaan vaksin untuk imunisasi massal kemungkinan dilakukan pada tahun depan.

“Bibit vaksinnya mungkin bisa ditemukan tahun ini tapi imunisasi massal itu baru bisa mungkin tahun depan. Vaksinnya sendiri harus diproduksi," katanya.

Ia mengingatkan, proses memproduksi vaksin tidak mudah dan skala yang besar mengingat penduduk Indonesia yang banyak.

"Jadi kita buat vaksin antara separuh sampai dua per tiga penduduk yang harus divaksin. Berarti vaksin yang dibutuhkan antara 130 sampai 170 juta. Itu belum menghitung boosternya," tutur Bambang.

TAGS:
vaksin coronamenristekBambang Brodjonegoro

RELATED STORIES

Loading interface...