Mulai 30 April 2018, Isi Saldo Go-Pay Kena Biaya Rp 1.000
Foto:Ilustrasi
News

Mulai 30 April 2018, Isi Saldo Go-Pay Kena Biaya Rp 1.000

Senin, 19 Mar 2018 | 16:07 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com-  Bagi kamu para pengguna layanan uang elektronik dari Go-Jek, Go-Pay  mulai 30 April 2018, isi saldo Go-Pay akan dikenakan biaya jasa sebesar RP 1.000. Dikutip dari berbagai sumber yang ada, isi saldo melalui 7 bank antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Permata, CIMB Niaga, BTN, Mandiri, BNI dan BRI. 

Melalui kebijakan ini, GO-PAY ingin mendukung sistem pembayaran di Indonesia, terutama dengan semakin tingginya minat pengguna jasa pembayaran digital. Untuk pengguna yang bertransaksi isi saldo GO-PAY sebelum 30 April 2018 tidak dikenakan biaya jasa apapun.

Biaya isi saldo GO-Pay sebesar Rp 1.000 akan otomatis didebet dari rekening tabungan yang digunakan pengguna untuk melakukan transaksi isi saldo GO-PAY. Pengguna akan menerima nominal saldo GO-PAY secara utuh sesuai nominal yang diinput saat transaksi isi saldo GO-PAY. 

Contohnya, jika kamu mengisi saldo menggunakan salah satu dari tujuh bank tersebut sebesar Rp 20.000 maka akan saldo di rekening bank akan terpotong Rp 21.000 dan yang masuk ke saldo GO-PAY tetap Rp 20.000.

"Terima kasih buat kamu yang udah jadi pengguna setia GO-PAY! Mulai tanggal 30 April 2018 nanti, isi saldo GO-PAY melalui 7 Bank (BCA, Permata, CIMB Niaga, BTN, Mandiri, BNI, dan BRI) akan dikenakan biaya jasa sebesar Rp1.000 per transaksi isi saldo. Melalui kebijakan ini, GO-PAY ingin mendukung sistem pembayaran di Indonesia, terutama dengan semakin tingginya minat pengguna jasa pembayaran digital" kata Go-Jek lewat keterangan resminya. 
 

TAGS:
Go-JekGo-Paydikenakan biayaRp.1000

RELATED STORIES

Loading interface...