Muncul Anggaran ‘Aneh’ DKI, PKS Bela Anies Tak Punya Wakil Gubernur
Anies Baswedan (foto: Beritagar)
Politik

Muncul Anggaran ‘Aneh’ DKI, PKS Bela Anies Tak Punya Wakil Gubernur

Jumat, 1 Nov 2019 | 09:50 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta Mohammad Arifin menilai munculnya banyak anggaran ‘tidak jelas; dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) DKI 2020 disebabkan oleh kosongnya kursi gubernur. Arifin menilai jika kekosongan ‘pasangan’ Anies tersebut menyebabkan munculnya pengawasan eksekutif yang lemah.

“Ini kelemahan pengawasan, salah satunya tidak ada wagub,” kata Arifin, dikutip dari Merdeka yang mengutip Antara, Kamis (01/11).

Arifin mengatakan bahwa salah satu fungsi wakil gubernur adalah mengawasi anggaran. Kursi kosong yang ditinggalkan Sandiaga Uno tersebut dilansir memberi imbas kepada lemahnya pengawasan anggaran.

“itulah sebabnya. Kosongnya kursi wagub buat pengawasan jadi lemah,” katanya kemudian.

image0
Mohammad Arifin (foto: Tribun Jakarta)

Arifin menambahkan jika dengan adanya kurangnya pengawasan anggaran karena kosongnya kursi wagub, maka Satua Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus semakin teliti dalam merumuskan anggaran. Ia menyarankan SKPD DKI dievaluasi secara mendalam oleh Anies Baswedan sehingga tidak akan terjadi kesalahan serupa seperti pembuatan aggaran untuk RAPBD 2020.

Kursi wagub DKI Jakarta memang sudah tak berpenghuni sejak Agustus 2018 silam. Kekosongan ini muncul karena Sandiaga mengundurkan diri untuk bergabung dalam kontestasi Pemilu 2019. Pembahasan kandidat pengganti Sandiaga ini sempat terhenti akibat adanya pergantian anggota DPRD periode 2014-2019 ke 2019-2024.

Sempat mendapat calon pengganti, yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu, kursi wagub nyatnya masih dibiarkan kosong sampai sekarang. Kondisi ini diperparah karena DPRD DKI sednag difokuskan menggarap rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

TAGS:
Anies BaswedanMohammad ArifinPKSSandiaga UnoDKI JakartaGubernur DKI Jakartaanggaran janggal DKI Jakarta

RELATED STORIES

Loading interface...